Main Menu

Indonesia Raih “Best Director” Dalam ASEAN Film

Arif Prasetyo
29-11-2017 17:28

Wisnu Wicaksono Legowo (youtube/yus4)

Jakarta, Gatracom - Sutradara Film "Turah", Wicaksono Wisnu Legowo terpilih sebagai sutradara terbaik (Best Director) dalam ASEAN Film Awards di Trung Vuong Theatre, Da Nang, Vietnam, 28 November 2017.


KBRI Hanoi seperti dikutip Antara, Rabu (29/11) menyebutkan ASEAN Film Awards dilaksanakan dalam rangkaian ke-20 Vietnam Film Festival.

Film "Turah" masuk menjadi nominasi 3 dari 4 kategori, yaitu Best Actor, Best Director, dan Best Movie. Wicaksono Wisnu Legowo berhasil menjadi Best Director dengan menyisihkan dua sutradara negara ASEAN lainnya yaitu Mikhail Reid (Filipina/Birdshot) dan K. Rajagopal (Singapura/A Yellow Bird).

Sementara itu, Best Actress diraih oleh Mary Joy Apostol (Filipina/Birdshot) dan Best Actor dimenangkan oleh Sivakumar Palakhrisnan (Singapura/A Yellow Bird). Film A Yellow Bird asal Singapura dinobatkan sebagai Best Movie.

Victor J. Sambuaga Minister Counsellor KBRI Hanoi, mewakili Wicaksono Wisnu Legowo menerima penghargaan Best Director dari dewan juri yang terdiri dari Jonathan Hyong-Joon Kim (Produser/Korea Selatan), Roger Garcia (Sutradara/Hong Kong, China), Karolina Bielawska (Sutradara dan Scriptwriter/Polandia).

ASEAN Film Awards dengan tema "Cinema connects the ASEAN community" untuk pertama kali diselenggarakan oleh Vietnam dalam rangka memperingati ulang tahun ASEAN yang pada tahun ini memasuki usia ke-50. Tujuan utamanya adalah untuk memperkenalkan film terbaik dari 10 negara anggota ASEAN serta menegaskan kembali peran industri perfilman dalam memperkuat persahabatan masyarakat ASEAN.

Setiap negara ASEAN hanya dapat diwakilkan oleh satu film.

Kesepuluh film dari 10 negara ASEAN itu adalah Descendant (Brunei Darussalam), Benevolence of Contemporary (Kamboja), Turah (Indonesia), Swan LRifts Turtle (Laos), Adrift (Malaysia), Angel of Eden (Myanmar), Birdshot (Filipina), A Yellow Bird (Singapura), By the Time It Gets Dark (Thailand), dan Hello Vietnam (Vietnam).


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
29-11-2017 17:28