Main Menu

Senandung Akustik Film Klasik di “Film Musik Makan” 2018

Flora Librayanti BR K
23-02-2018 07:30

Konferensi Pers Acara Film Musik Makan (FMM) di Kinosaurus, Jakarta Selatan. (GATRA/Flora L.Y. Barus/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Komunitas Pemutaran Film, Kolektif bekerjasama dengan GoetheHaus di Jakarta serta Bahasinema dan Spasial di Bandung menggelar Film Musik Makan (FMM) 2018.



Suguhan musik yang dipilih untuk disajikan di helatan tahun kelima ini adalah proyek kolaborasi yang dinamai “Rental Video”. Adrian Yunan, Harlan, dan Adrian Boer menggawangi proyek musik akustik tersebut yang terinspirasi dari pengalaman menonton film-film Indonesia di era sewa kaset video.

Adrian Yunan sebelumnya dikenal sebagai pemain bas Efek Rumah Kaca (ERK), kemudian membuat album solo bertajuk “Sintas” pada akhir 2017. Harlan Boer sendiri pernah tergabung antara lain bersama The Upstairs, menjadi manajer ERK, serta merekam sejumlah album solo. Andri Boer adalah salah satu pendiri Paviliun Records, sebuah indie label yang aktif merilis berbagai album lintas genre sejak 2006. Ia juga vokalis/gitaris band Chaotic Mama.

“Lagu-lagu yang ada di album ini terinspirasi dari film-film Indonesia jaman dulu. Dari segala genre,” ujar Harlan disela-sela konferensi pers FMM di Kinosaurus, Jakarta Selatan, Kamis (22/02). Ia lantas mencontohkan salah satu lagu yang diputar sesaat sebelum konferensi pers dimulai, yang berjudul “Mengenang Kasino.”

“'Rental Video' itu soal mengingat lagu-lagu lama. Kita masing-masing berbeda film favoritnya,” imbuh Adrian. “Maka kita kumpulkan film dan lagu, lalu saling mengkurasi,” tambahnya.

Meski tema musik yang diangkat adalah musik dari film-film kuno, tapi film-film yang tayang di FMM 2018 ini tak ada yang jadul. “Walau ada 'Rental Video', tidak harus ada film yang nostalgik,” sebut Inisiator Kolektif yang juga produser, Meiske Taurisia.

FMM akan diadakan Sabtu, 10 Maret 2018 di GoetheHaus, Jakarta serta Minggu, 11 Maret 2018 di Spasial, Bandung mulai pukul 12.00-22.00. Untuk menonton rangkaian film-film di FMM 2018, diberlakukan donasi senilai Rp150.000 (terusan film dan musik di Jakarta) serta Rp100.000 (terusan film dan musik di Bandung).




Editor : Flora L.Y. Barus

Flora Librayanti BR K
23-02-2018 07:30