Main Menu

Animator dan Pendiri Studio Ghibli, Takahata Meninggal Dunia

Arif Prasetyo
06-04-2018 14:51

Sutradara anime Jepang dan nominasi Oscar, Isao Takahata, telah meninggal di rumah sakit. Juru bicara Studio Ghibli dalam pernyataannya mengatakan, Takahata meninggal pada Kamis (5/4) dini hari waktu setempat di sebuah rumah sakit di Tokyo karena kanker paru-paru. (REUTERS/Mario Anzuoni/RT)

Jakarta, Gatra.com - Sutradara anime Jepang dan nominasi Oscar, Isao Takahata, telah meninggal di rumah sakit. Juru bicara Studio Ghibli dalam pernyataannya mengatakan, Takahata meninggal pada Kamis (5/4) dini hari waktu setempat di sebuah rumah sakit di Tokyo karena kanker paru-paru.

 

"Kami berdoa agar dia beristirahat dengan tenang," kata jubir studio seperti dilansir laman JapanToday, Jumat (6/6).

Pendiri Studio Ghibli dan karyanya yang terkenal "Grave of the Fireflies", ini meninggal pada usia 82 tahun.

Semasa hidupnya Takahata mencurahkan karyanya di dunia animasi, dan banyak menerima penghargaan di dalam dan luar negeri. Ia dianggap sebagai salah satu anime film Jepang yang hebat dan sering dikaitkan dengan kolaborator Studio Ghibli yakni Hayao Miyazaki.

Dia menikmati karier dalam beberapa dekade, memproduksi film dan bekerja untuk layar kecil serta produksi terbarunya, "The Tale of the Princess Kaguya", membuatnya mendapatkan nominasi Academy untuk fitur animasi terbaik.

Sebuah adaptasi dari kisah populer dari abad ke-10 – dianggap sebagai salah satu teks pendirian sastra Jepang – film ini juga dipilih untuk slot di sidebar Fortnight Direksi untuk kompetisi film utama Cannes pada tahun 2014.

Tak heran surat kabar New York Times pada tahun 2014 mengulas dan menggambarkannya sebagai "suatu keindahan yang digambarkan dengan baik kelezatan cat air dan rasa garis cepat."

Namun, sebagian besar menganggap film Takahata 1988 "Grave of the Fireflies", sebuah kisah yang bergerak dari dua anak yatim piatu selama Perang Dunia II, untuk menjadi karya terbaiknya.

Takahata lahir pada tahun 1935 di prefektur Mie di Jepang tengah, kehidupan awalnya ditandai dengan kekerasan ketika pasukan AS membom kampung halamannya pada Juni 1945 ketika Perang Dunia II hampir berakhir.

Dalam wawancara dengan Japan Times, dia menggambarkan melarikan diri dengan saudara perempuannya bertelanjang kaki dan masih mengenakan piyama.

Dalam perjalanan kembali ke rumah keluarga, dia ingat melihat tumpukan mayat di jalan. "Kami beruntung bisa keluar hidup-hidup," katanya.

Takahata memulai kariernya di bidang animasi di Toei studio pada tahun 1959, di mana ia akhirnya bertemu dengan kolaborator jangka panjang dan rival Miyazaki.

Dengan Miyazaki, ia ikut mendirikan animasi Jepang Studio Ghibli pada tahun 1985, yang kemudian menghasilkan beberapa karya film laris.

Selama karier, Takahata menghasilkan sekitar 20 film, termasuk "Only Yesterday" (1991) dan "Pom Poko" (1994).

Dia juga memproduksi film 1984 "Kaze no Tani no Naushika" ("Lembah Angin"), sebuah petualangan fantasi sains yang menggambarkan hubungan antara alam dan manusia.

Dia juga terkenal untuk seri animasi "Alps no Shojo Heidi" ("Heidi, Girl of the Alps") dan "Lupine Sansei" ("Lupin the Third").



Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
06-04-2018 14:51