Main Menu

Bermain di Festival Film Eksperimental Arkipel

Flora Librayanti BR K
06-08-2018 20:21

Festival film dokumenter dan eksperimental, Arkipel.(Dok. Arkipel/re1)

Jakarta, Gatra.com – Festival film dokumenter dan eksperimental, Arkipel siap digelar selama dua pekan mendatang. Pada tahun penyelenggaran keenam ini, mereka mengangkat tema “Homoludens”. Tema tersebut dipilih berdasarkan buku karya Johan Huizinga (1938), berjudul “Homo Ludens”.

 

“Semoga saja Arkipel dapat menghadirkan pengalaman ludik dalam sinema kepada penonton,” kata Direktur Artistik Arkipel, Hafiz Rancajale di Jakarta, Senin (6/8). Ludic sendiri memang berakar pada Bahasa Latin, “ludo” yang artinya bermain.

Kebermainan yang dimaksud dalam festival ini bukan sekadar main-main belaka. Hal yang paling utama, sebut Hafiz, adalah bagaimana kemungkintan-kemungkinan ludic itu dapat menjadi cara melihat kebudayaan kontemporer, yang terus berubah begitu cepat. Untuk itulah saatnya penonton kembali pada hal yang paling manusiawi dalam melihat dan membingkai: kebermainan. Karena hal tersebut membawa kita pada hal yang paling hakiki yaitu kemanusiaan.

“Sejatinya, potensi sinema bisa kita rasakan ketika ada kebebasan berekspresi dan membentuk penonton yang tidak melulu terkondisikan untuk senantiasa terhibur,” tambah Direktur Festival, Yuki Aditya.

Forum Lenteng menggagas Arkipel sebagai refleksi atas fenomena global dalam konteks sosial, politik, ekonomi, dan budaya melalui sinema. Nama Arkipel sendiri diambil dari kata archipelago yang merujuk pada istilah bahasa Indonesia, ‘nusantara’ yang muncul sejak awal abad ke-16. Nusantara yang merupakan gugusan ribuan pulau ini menyimpan sejarah panjang tentang globalisasi baik secara politik, budaya dan ekonomi.

Penjelajahan yang diharapkan terjadi selama Arkipel adalah penjelajahan gagasan sinematik.“Filem dokumenter yang dimaksud Forum Lenteng adalah filem dokumenter yang merujuk pada bahasa filem yang berlaku dalam tradisi sinema, bukan filem dokumenter televisi. Dalam tradisi sinema, filem dokumenter juga dapat menghadirkan drama, konflik, imajinasi, dan ruang kritik bagi penonton,” jelas Hafiz yang juga adalah pendiri Forum Lenteng.

Arkipel homoludens - 6th Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival 2018 akan diadakan pada 8-16 Agustus 2018 mendatang. Perhelatan yang berlangsung selama sembilan hari tersebut akan mengambil lokasi di tiga tempat di Jakarta: GoetheHaus (Goethe-Institut Jakarta), Kineforum, dan Galeri Cipta III – Taman Ismail Marzuki.


 

Editor : Flora L.Y. Barus

 

 

Flora Librayanti BR K
06-08-2018 20:21