Main Menu

Representasi Perkembangan Film Indonesia di Program Candrawala Arkipel

Flora Librayanti BR K
14-08-2018 22:07

Helatan ARKIPEL Homoludens - 6th Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival 2018.(GATRA/Flora/re1)

Jakarta, Gatra.com - Helatan ARKIPEL Homoludens - 6th Jakarta International Documentary & Experimental Film Festival 2018 sajikan satu program khusus yang memutar sejumlah film pendek Indonesia. Program yang disebut “Candrawala” itu dikuratori oleh Anggraeni Widhiasih dan Dhula Ramadhani.

“Program Candrawala ini sudah tiga tahun. Tujuannya untuk berusaha membaca lanskap film Indonesia saat ini,” sebut Anggraeni. Dari total 48 film yang masuk ke meja kurasi tahun ini, hanya ada enam film yang lolos dan ditayangkan ke publik Arkipel.

“Kita memang punya tradisi memetakan film Indoensia. Maka ada program ini,” sebut Direktur Festival Arkipel, Yuki Aditya. “Memang tidak bisa maksimal membaca perkembangan sinema indonesia. Tapi karya yang masuk kan datang dari banyak daerah. Jadi ini bisa disebut merepresentasikan perkembangan film Indonesia,” tambah Direktur Artistik Festival Arkipel. Hafiz Rancajale.

Enam film yang lolos kurasi tersebut adalah: “Rimba Kini” (Wisnu Dewa Broto, 2017), “Kakak Mau Beli Tisu” (Batara A. Pekerti, 2017), “Ojek Lusi” (Winner Wijaya, 2017), “Lahir di Darat, Besar di Laut” (Steven Vicky Sumbodo, 2017), “Kasihan” (Muhammad Reza, 2017), serta “What’s Wrong with My Film” (Roberto Rosendy, 2018).

Salah satu yang paling menarik adalah “What’s Wrong with My Film”. Roberto, yang adalah mahasiswa Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, memotret bagaimana sensor yang berlebihan di film malah mendegradasi makna sebuah karya. Cukup dengan durasi 6 menit 36 detik, penonton sukses terbahak-bahak menertawai kekonyolan sensor yang sedang jadi tren di Tanah Air.

“Tema dan program Arkipel adalah selalu sesuai dengan konteks dan dengan suasana kekinian. Bagaimana kita merespon apa yang terjadi setidaknya 10 tahun terakhir,” sebut Hafiz.


Editor : Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
14-08-2018 22:07