Main Menu

Pengusaha Ini Ajak Masyarakat Buat Film via Startup yang Dirintisnya

Mukhlison Sri Widodo
03-09-2018 20:48

Logo produserfilm.com. (Dok.Produserfilm.com/RT)

Purwokerto, Gatra.com - Seorang pengusaha asal Purwokerto, Jawa Tengah, memperkenalkan perusahaan digital rintisan atau Startup di bidang perfilman bernama produserfilm.com. Dalam usaha rintisan ini, masyarakat bisa bergabung menjadi produser sebuah film dengan hanya bermodal Rp 25 ribu.

 

Inisiator sekaligus pemilik produserfilm.com, Aris Wahyudi mengatakan ide pendirian  produserfilm.com ini dilatarbelakangi sedikitnya orang yang menggeluti bidang produksi film. 

Pasalnya, biaya pembuatan film mahal dan membuat industri ini hanya dikuasai segelintir kalangan bermodal besar.

“Ini konsep baru sehingga seorang produser cukup urun dana sebesar Rp 25 ribu. Kita benar-benar ingin menjadi perusahaan digital semacam Go-Jek, tetapi dalam bidang perfilman,” katanya kepada Gatra.com, Senin (3/9).

Sebab itu, ia menawarkan konsep patungan atau Crowdfunding. Para produser profesional maupun masyarakat biasa yang tertarik boleh bergabung untuk menjadi produser film yang nanti bakal diproduksi. Pembiayaan pembuatan film ini akan dilakukan melalui sistem urun dana melalui www.kitabisa.com.

Menurut dia, investasi terbuka diyakini akan menciptakan pemerataan kesempatan bagi pemodal kecil maupun besar. Pasalnya, untuk membuat satu film, dibutuhkan biaya miliaran rupiah. Karenanya, produser film di Indonesia dimonopoli oleh kalangan bermodal besar.

“Yang utama, adalah ini adalah usaha atau bisnis Statup juga. Kalau dulu ada Ramayana Mall, sekarang ada tokopedia. Kalau dulu ada Blue Bird, sekarang ada Go-Jek. Selama ini, perfilman ini kan, produsernya harus orang kaya,” jelasnya.

Aris mengemukakan, pihaknya menarget mampu menarik sebanyak satu juta orang untuk menjadi produser di produserfilm.com untuk proyek pertama film kolosal mengenai perjuangan Bung Karno.

Ditargetkan, terkumpul dana sebanyak Rp 25 miliar hingga Desember 2019 nanti. Produksi film rencananya akan dimulai pada awal 2020. “Kita targetnya ada satu juta produser,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tiap warga yang terlibat dalam produserfilm.com berhak menjadi produser film yang bisa ikut menyeleksi artis, memilih alur cerita, dan memonitor proses produksi film.

Ia pun menjanjikan hadiah bagi produser yang turut ambil bagian dari start up ini. Tiap produser yang menginvestasikan uangnya berkesempatan memenangkan undian dengan grandprize mulai rumah, paket umroh, mobil, tabungan beasiswa dan lain-lain.

Para produser rencananya akan dipertemukan dalam kegiatan jalan sehat dan shooting film pada 9 Desember 2018 mendatang. Semua produser yang telah urun dana berhak mengikuti kegiatan ini.

“Kita ada jalan sehat bekerjasama dengan Banyumas TV,” imbuhnya.

Dia menambahkan, rencananya keuntungan dari hasil penjualan tiket film yang diproduksi bakal digunakan untuk membangun monumen atau semacam wall of fame produserfilm.com. Para produser yang bergabung, akan diabadikan dalam monumen berdinding granit yang rencananya didirikan di kota Purwokerto.

Dia menambahkan, sejak diluncurkan akhir pekan lalu, respon masyarakat cukup baik. Dia pun yakin geliat produserfilm.com akan bertambah saat digelar jalan sehat pada 9 Desember 2018 nanti, bekerjasama dengan salah satu stasiun televisi lokal di Banyumas.

Seperti diketahui, nama Aris Wahyudi sebenarnya tak terlampau asing bagi masyarakat Indonesia. Pada tahun 2017 lalu, ia sempat bikin geger masyarakat Indonesia lantaran meluncurkan situs nikahsirri.com yang kontroversial. 

Situs ini pun diblokir Kominfo. Tahun ini, ia mencoba peruntungan dengan membangun perusahaan digital di bidang perfilman.


Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
03-09-2018 20:48