Main Menu

Mensos: Hanya Ibu Hamil dan Punya Balita Yang Berhak Dapat PKH

Ervan
31-03-2016 09:51

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (GATRAnews/Adi Wijaya/adi3)

Jakarta, GATRAnews - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi upaya Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL), terkait pemberdayaan masyarakat pesisir, salah satunya dengan program Usaha Ekonomi Produktif (UEP).

 

“Kementerian Sosial (Kemensos) mengucapkan terima kasih diajak berpartisipasi pada pemberdayaan masyarakat pesisir, juga karena ada direktorat pesisir,” ujar Mensos saat kunjungan ke Provinsi Lampung, Rabu (30/3).

 

Untuk pemberdaan masyarakat pesisir, kata Mensos, akan membedah 50 rumah dengan indeks Rp 15 juta, total Rp 750 juta. Juga, akan memberikan bantuan UEP masing-masing Rp 2 juta bagi 500 orang nelayan.

 

“Bagi 500 nelayan akan mendapatkan bantuan UEP masing-masing Rp 2 juta dengan, total Rp 1 miliar,” ucapnya.

 

Kemensos juga memberikan bantuan untuk irigasi sepanjang 300 meter dalam kategori sarana lingkungan (sarling) Rp 125 juta, beras untuk warga sejahtera (rastra) Rp 34 juta, serta Program Keluarga Harapan (PKH).

 

“Total semua bantuan yang diberikan, terdiri dari bedah 50 rumah, UEP Rp 2 juta, Irigasi Rp 125 juta, rastra dan PKH Rp 1,875 miliar,” tutur Khofifah.

 

PKH merupakan program nasional yang diberikan bagi Keluarga Sangat Miskin (KSM). Untuk mendapatkan PKH, ditetapkan syarat kondisional penerima dan diberikan kepada ibu-ibu.

 

“Syarat penerima PKH adalah dari KSM dan semuanya ibu-ibu. Jadi bapak-bapak tidak bisa, sebab harus hamil, melahirkan, serta merawat anak-anak,” ucapnya.

 

Pada Juni 2016, ada tambahan penerima dan jangkauan PKH 2,5 juta. Para pendamping agar menyisir kembali warga yang eligible (berhak menerima) untuk dimasukan dalam data penerima PKH yang baru.

 

“Ada tambahan 2,5 juta pada Juni 2016, sehingga para pendmaping agar menyisir KSM yang berhak menerima bantuan. Termasuk ibu hamil(bumil) dan punya balita,” katanya.

 

Penerima PKH merupakan 25 % warga termiskin penerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Saat ini 7 % dan pada Juni meningkat menjadi 11 persen, sehingga harus disupport oleh semua pihak terkait.

 

“Melaui PKH, bagi ibu-ibu hamil dan memiliki balita dari KSM bisa mendapatkan permakanan yang cukup dan gizi yang baik,” kata Mensos.


Reporter: Ervan Bayu

Editor: Dani Hamdani  

 

 

Ervan
31-03-2016 09:51