Main Menu

Maya Collection Laris Manis di Pasaran

Edward Luhukay
03-10-2016 00:50

Jakarta, GATRAnews - Maya Collection, koleksi perhiasan milik Passion Jewelry yang didesain dalam bentuk liontin, anting, dan cincin dengan desain satu butir berlian atau solitaire, ludes terjual pada September 2016 di sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta Barat. Koleksi tersebut tetap menjadi andalan Passion Jewelry, saat membuka gerai teranyar mereka di PIK Avenue, Jakarta.

"Produk Maya Collection ini disambut dengan sangat antusias oleh pelanggan kami. Terbukti, pada saat pameran Anniversary Passion Jewelry yang ke-11 tahun di Puri Indah Mall pada awal September lalu, Maya Collection ini habis terjual," demikian pernyataan Passion Jewelry melalui siaran persnya yang diterima GATRAnews, Kamis (29/9).

Maya Collection merupakan desain perhiasan dengan teknologi CNC, yang terinspirasi dari konsep pemaksimalan dmensi yang dikembangkan kembali. Sehingga, berlian yang terpasang akan terlihat tujuh kali lebih besar dari aslinya.

Desain ini diklaim bakal menjadi tren hingga setahun ke depan, lantaran desainnya yang simpel dan cocok untu digunakan sehari-hari.

Berlian sudah menjadi salah satu andalan investasi untuk masa depan. Berlian, menurut CEO Passion Jewelry Airyn Tanu, termasuk barang aman untuk kategori investasi. "Berlian itu barang langka dan dari segi investasi, berlian termasuk yang aman. Tapi memang untuk long term," katanya.

"Ini juga bisa diibaratkan menabung, istilahnya. Kalau ini (berlian) bisa dinikmati, bisa dipakai, dan kalau ingin dijual pun, bisa langsung terima duitnya," Airin, menambahkan.

Pada tahun ke-11, Passion Jewelry terus melakukan ekspansi dengan membuka butiknya yang ke-5. PIK Avenue di kawasan Pantai Indah Kapuk, Jakarta, menjadi pilihan tempat dari butik teranyar milik Passion Jewelry ini. Kawasan ini dianggap telah menjelma menjadi salah satu pusat bisnis, kuliner, hunian, serta gaya hidup yang sangat eksklusif di Jakarta.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
03-10-2016 00:50