Main Menu

Kebaya Aplikatif ala Amy Atmanto

Edward Luhukay
07-12-2016 20:20

Koleksi Kebaya Rainbow Expression Karya Amy Atmanto (GATRAnews/Edward Luhukay)

Jakarta, GATRAnews - Khalayak di Indonesia sudah sangat mengenal kebaya sebagai Kebaya pakaian tradisional yang dikenakan oleh wanita yang terbuat dari bahan tipis yang dikenakan dengan sarung, batik, atau pakaian rajutan tradisional lainnya, seperti songket dengan motif warna-warni. Namun, apakah kebaya dapat beradaptasi dengan perkembangan jaman, khususnya di kalangan muda Tanah Air?

Amy Atmanto mencoba menjawab tantangan tersebut, dengan mendesain kebaya yang lebih ringan, modern, dan dapat menjadi pilihan generasi Indonesia masa kini. Tantangan untuk memodernkan kebaya juga datang dari Ketua Perhimpunan Kebayaku Nunun Daradjatun, juga dialamatkan kepada perancang busana dan pemilik Rumah Kreatif Amy Atmanto ini.

Melalui koleksi Rainbow Expression yang disuguhkan melalui pagelaran busana bertajuk Pesona Kebaya Nusantara, Amy menjawab tantangan-tantangan tersebut. Padahal, Amy mengaku terbiasa dengan busana kebaya tradisional yang biasanya dikenakan pengantin atau untuk keperluan acara-acara formal.

"Berbeda dengan show-show saya sebelumnya yang mengeluarkan luxury master piece dengan full kristal Swarovski, atau untuk wedding collection, tapi kali ini yang lebih wearable bagaikan gambaran pelangi nusantara seperti yang dicita-citakan kita semua, utamanya komunitas perhimpunan," papar peraih gelar Indonesian Best Designer pada tahun 2010 ini.

"Jadi saya berupaya, bagaimana akar budaya bangsa dalam bentuk pakaian nasional ini, dapat aplikatif di busana-busana untuk event-event yang tidak terlalu resmi atau tidak terlalu formal," Amy, menambahkan.

Secara gamblang Amy menyatakan, koleksi Rainbow Expression merupakan hasil kebaya yang telah dirancang atau dimodifikasi agar terlihat lebih modern. Dengan harapan, lanjutnya, karya-karya ini dapat menjadi tren busana kebaya kekinian kaum muda Tanah Air yang berjiwa dinamis dengan mobilitas tinggi.

"Keragaman terlihat mulai dari rok pendek mengenakan songket cape, sampai kebaya dengan rok gaun yang digemari kawula muda, bahkan ibu-ibu sosialita juga," ujarnya.

Di sela-sela pergelaran busana yang dilangsungkan dalam rangka memperingati Hari Ibu tersebut, Amy juga ingin menonjolkan sosok perempuan, kebaya, dan pemberdayaan komunitas dari sudut pandang bidang yang digelutinya. "Saya bangga dengan perempuan Indonesia. Tak jarang mereka dapat memimpin pada usia relatif muda, berdaya, dan sangat powerful!" demikian Amy.



Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
07-12-2016 20:20