Main Menu

Rumpian Beha Tentang Kanker Payudara

Rosyid
21-12-2016 23:07

Kampanye Kanker Payudara (Gatranews/Dok.herzimbabwe)

Jakarta, GATRANews - Kanker Payudara terlanjur punya reputasi mengerikan sebagai kanker pembunuh wanit paling ganas. Padahal penyembuhannya tidak sulit, bahkan bisa 100 persen sembuh. Bagaimana bisa bertahan dari kanker payudara, Yayasan Kanker Payudara Indonesa (YKPI) dan PT Roche Indonesia memperkenalkan video edukasi "Rumpian Beha" mengenai kanker payudara yang disajikan dengan pendekatan yang segar, Rabu (21/12).


Kampanye Rumpian Beha ini bertujuan mempromosikan kebiasan memeriksa payudara sendiri (Sadari) dengan rutin untuk mendeteksi keberadaan kanker payudara sejak dini. Kampanye edukasi itu menunjukan bagaimana tahapan melakukan sadari, bagian-bagian apa saja yang harus diperiksa, tanda-tanda apa yang harus diperhatikan, faktor resiko yang meningkatkan peluang munculnya kanker payudara hingga terapi penyembuhannya.

Promosi Sadari sudah lama dilakukan. Bahkan PT Roche Indonesia sudah sejak tahun lalu mengkampanyekan hal itu lewat kegiatan "Kanker Payudara Bukan Tabu, Semua Berhak Tahu". Sayangnya masih banyak yang belum tersentuh edukasi itu sehingga baru menyadari ada gangguan ketika stadiumnya sudah lanjut.

Menurut Penanggungjawab Deteksi Dini  pada RS Kanker Darmais dr. Hardina Sabrida MARS, data rekam medik RS Kanker Darmais menunjukkan 85 persen pasien kanker payudara datang ke rumah sakit dengan stadium lanjut. Pada kondisi stadium lanjut lebih sulit diobati  dan peluang kematian cukup tinggi.

Data YKPI setali tiga uang. "Salah satu kegiatan YKPI adalah unit mobil mammografi yang rutin mengunjungi masyarakat untuk pemeriksaan mammografi gratis. Sepanjang 2015, dari 3427 pasien yang diperiksa, 428 terdeteksi memiliki tumor jinak dan 47 orang dicurigai memiliki kanker ganas."

Data Riset Kesehatan Indonesia (Riskesdas) 2013, prevalensi kanker  di Indonesia sebesar 1,4 per 1000 orang atau330.000 orang. Sementara kanker payudara 40 orang per 100.000 (Globocan 2012). Data WHO pengidap kanker bertambah sekitar 14 juta  kasus pertahunnya.

Deteksi dini adalah kunci penanganan kanker payudara agar peluang keberhasilan terapi dan kemungkinan bertahan hidup dapat meningkat. Sekitar 93 - 100 persen kanker payudara yang terdeteksi  pada stadium I dan II  dan mendapat terapi yang tepat sesuai standar medis dapat bertahan hidup.
 




Editor: Rosyid

Rosyid
21-12-2016 23:07