Main Menu

Debenhams Hadirkan Busana Hijab dan Abaya

Arif Prasetyo
17-02-2017 16:10

Jakarta, GATRAnews – Bagi pecinta fesyen muslim terutama pakaian hijab dan abaya kini tidak akan sulit mendapatkannya. Salah satu peritel ternama di UK Department Store Debenhams kini menyediakan pakaian hijab beserta pernak-perniknya.


Namun,  untuk sementara ini hanya ada di UK, London. Apalagi wanita Muslim 'hampir tidak bisa bernapas' setelah adanya gelombang anti rasis di London.

Department store ini akan mulai memajang produk stocking dari Aab merek internasional di toko-toko pada Mei 2017.

Seperti dilansir laman RT UK, di balik kontroversi soal kisaran Aab untuk "pakaian sederhana premium" yang meliputi pakaian Muslim tradisional seperti menutup seluruh tubuh yang meliputi abaya dan jilbab.

Pakaian hijab ini untuk pertama akan hadir di Debenhams di pusat Kota London, namun akan segera menyusul di Birmingham Bullring mal, pusat Trafford di Manchester dan Pusat Perbelanjaan Highcross di Leicester.

"Kami mulai Aab hampir satu dekade lalu sebagai label yang didefinisikan ulang busana sederhana dan satu yang melayani kebutuhan pokok pakaian yang modern sehari-hari," kata pendiri merek, Nazmin Alim, Rabu (15/2).

"Kemitraan dengan Debenhams membuka beberapa peluang yang sangat menarik bagi kami."

Peluncuran hijab dan abaya ini akan menyusul di department store Debenhams yang cabangnya di negara-negara mayoritas Muslim termasuk Saudi Arabia, Iran dan Indonesia.

"Menambahkan kisaran fashion berkualitas tinggi untuk campuran produk kami memungkinkan kami untuk menawarkan koleksi yang sangat relevan baik di pasar internasional dan untuk pelanggan domestik kita," kata Direktur Perdagangan Internasional Toko, Jeanette Whithear.

Sedangkan Departement Store lainnya di Inggris seperti Marks & Spencer dan John Lewis juga telah menjual pakaian renang Islam yang dikenal sebagai burqini, untuk beberapa waktu. Namun, Debenhams diyakini menjadi yang pertama untuk menjual berbagai macam gaun dan barang-barang lainnya yang secara khusus dibuat untuk wanita Muslim.


Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
17-02-2017 16:10