Main Menu

Perempuan Indonesia Rentan Terkena Penyakit Tulang Sendi dan Otot

Fahrio Rizaldi A.
08-03-2017 22:22

Seorang Wanita Sedang Berjalan di Gedung BEI Jakarta (AFP Photo/Bay Ismoyo)

Jakarta, GATRAnews - Hasil penelitian yang dilakukan oleh Fonterra Brand Indonesia menunjukkan bahwa 90% perempuan Indonesia tidak menjalani gaya hidup sehat dan aktif. Perusahaan susu nutrisi tersebut bekerjasama dengan Perhimpjman Osteoporosis Indonesia (Perosi) untuk melalukan survei tersebut. Gaya hidup yang tidak sehat itu membuat perempuan Indonesia semakin rentan menderita penyakit tulang, sendi, dan otot. Data tersebut menunjukkan dua dari tiga responden menyatakan takut tidak bisa mengurus keluarganya jika melakukan kegiatan fisik rutin, seperti olahraga.



Namun, para responden yang terdiri dari kaum ibu itu menyadari resiko kesehatan yang akan dihadapi mereka di hari tua nanti. Namun, naluri keibuan mereka yang kuat harus menempatkan kesehatan fisik sebagai prioritas terakhir dalam kehidupan mereka. Perempuan di Indonesia lebih fokus memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan keluarga dibanding diri sendiri. 9 dari 10 wanita bahkan tidak mengkonsumsi makanan bergizi seimbang, sementara 8 di antaranya tidak berolahraga secara rutin.

Sekretaris Jenderal Perosi Andi Kurniawan mengatakan, studi ini menunjukkan perempuan Indonesia lebih mementingkn keluarga dibandingkan kesehatan sendiri. Namun, mereka juga takut terjangkit penyakit tulang, sendi, dan otot di masa tua, sehingga tak mampu mengurus keluarganya. "Studi ini menjadi peringatan kepada seluruh wanita Indonesia bahwa mereka harus mulai memprioritaskan kesehatan dan kesejahteraan mereka sendiri. Hal itu dapat diperoleh dari olahraga dan mengubah pola makan," ungkap dokter spesialis olahraga ini, Rabu (8/3), di kawasan Karet, Jakarta.

Data yang dihimpun juga menyebutkan bahwa hampir 60% wanita menderita sakit punggung dan otot. Namun, 67% di antara mereka tidak melakukan apa-apa untuk mencegah dan mengobati masalah tersebut.

Organisasi kesehatan dunia, World Health Organization (WHO) menyebutkan bahwa penyakit tulang, sendi, dan otot menjadi penghalang utama untuk hidup sehat dan aktif. Sebanyak dua dari lima penderitanya mengalami keterbatasan dalam aktivitas fisik. Resiko ini bahkan meningkat sebanyak 45% sejak tahun 1990 sampai tahun 2010.

Marketing Director Fonterra Brands Indonesia, Rohini Behl mengatakan wanita Indonesia berhak untuk hidup sehat dan menjalani gaya hidup aktif. "Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional ini, kami ingin wanita Indonesia lebih memperhatikan kesehatan dan kesejahteraan mereka, bukan hanya untuk mereka sendiri, tapi juga demi keluarga dan orang-orang yang mereka sayangi," jelas Rohini.

Untuk menunjang gaya hidup aktif, kata Rohini, Fonterra melalui produk Anlene nya meluncurkan gerakan Anlene #TetapBisa. Gerakan ini ditujukan untuk mendukung misi WHO guna menurunkan kekurangan aktivitas fisik sebanyak 10% pada 2025 mendatang.



Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Edward Luhukay

Fahrio Rizaldi A.
08-03-2017 22:22