Main Menu

Gen M, Kelas Menengah Masa Depan Indonesia

Fitri Kumalasari
19-05-2018 04:34

Caption

Jakarta, gatra.com - Dunia sudah punya generasi X, Y dan Z yang dikategorikan berdasarkan tahun lahir dan peristiwa yang mencuat di rentang tahun itu. Indonesia, kata Yuswohady, juga punya satu generasi yang khas, yakni Generasi Muslim atau disingkat Gen M.

Apa itu Gen M? Dalam buku Gen M: Islam itu Keren, Yuswohady, dkk menyebut generasi ini miliki empat karakteristik unik, yakni taat ajaran Islam (religius), berwawasan global dan digital savvy, mengedepankan kebaikan dan kemanfaatan universal, dan makmur serta berdaya beli tinggi. Bank Indonesia menyebut pengeluaran rata-rata kelas menengah atas Muslim USD 10 per hari.

“Gen M itu juga berarti mereka Faith and Fun,” imbuh Yuswohady saat memaparkan presentasi Muslim Zaman Now di Telkom Multimedia Tower, 12 Mei lalu. Faith berarti Gen M yang loyal pada ajaran agama dan Fun bermakna generasi yang adaptif pada perkembangan teranyar trend fesyen, musik, seni, dan lain sebagainya.

Makin gadrungnya Gen M pada sosial media juga memunculkan ekosistem pemasaran yang lebih dekat dan spesifik. Sejumlah nama muncul jadi idola baru. Mereka beken karena gaya hidupnya banyak menginspirasi dan petingkahnya diikuti masyarakat luas.

“Fenomena Muslim Zaman Now menghadirkan idola baru yang muda, pintar, gaul, soleh/soleha, dan terkenal,” kata Yuswohady. Sosok idola baru itu di antaranya Muzammil Hasballah yang menyihir banyak kaum hawa karena kualitas-kualitas yang tersebut sebelumnya. Lainnya ada @dwihandaanda dan @megaiskanti yang diikuti lebih dari 500 ribu akun Instagram.

Indonesia bukan negara Islam, tapi mayoritas penduduk Muslimnya adalah kekuatan. Jika dikelola baik, potensi dari kelas unik ini tentu akan signifikan menorehkan masa depan lebih gemilang bagi Indonesia Raya. Semoga yang bertumbuh dari generasi ini adalah wajah Islam yang menghargai keberagaman. Insya Allah!



Reporter : Fitri Kumalasari

Editor : Bernadetta Febriana

Fitri Kumalasari
19-05-2018 04:34