Main Menu

Empat Selebriti Wanita Indonesia Dukung Merek Busana Lokal

Mukhlison Sri Widodo
03-09-2018 22:33

Cottonink berkolaborasi dengan aktris Dian Sastro dan Vanesha Prescilla, serta penyanyi Raisa, dan Isyana Saraswati.(Ist/re1)

Jakarta, Gatra.com - Biasanya dalam setahun brand pakaian lokal, Cottonink hanya berkolaborasi dengan satu publik figur untuk menjadi duta, dalam mengenalkan produknya. Namun khusus di ulang tahunnya yang ke-10 ini, mereka menggandeng empat selebriti wanita sekaligus. 

 

Cottonink berkolaborasi dengan aktris Dian Sastro dan Vanesha Prescilla, serta penyanyi Raisa, dan Isyana Saraswati untuk mendesain busana yang mencerminkan keunikan karakter mereka masing-masing yang dinilai mewakili wanita Indonesia. 

Di perayaan satu dasawarsa ini,  Cottonink ingin menyebarkan pesan bertema perayaan, “We’re Celebrating Woman, We’re Celebrating You”. 

“Tahun ini dengan bangga kami tampilkan kolaborasi dengan empat figur perempuan Indonesia yang menurut kami dapat mewakili, siapa sih perempuan Indonesia itu,” ungkap Ria Sarwono selaku Brand & Marketing Director Cottonink dalam konferensi pers yang diadakan di Pacific Place, Jakarta Selatan, Senin (3/09). 

Koleksi busana kolaborasi Cottonink bersama Isyana dan Vanesha dikhususkan untuk remaja sekitar usia 18 hingga awal 20an. Sedangkan koleksi Raisa dan Dian dikhususkan untuk pelanggan yang lebih dewasa. 

Agar busana dapat benar-benar mencerminkan karakter masing-masing kolaborator, keempat selebriti cantik dan berprestasi tersebut dilibatkan langsung mulai dari proses desain hingga pemilihan bahan busananya. 

“Aku kasih referensi style aku, biasanya pakai baju seperti apa. Meski bahan-bahannya kita yang pilih. Kayak sekarang aku lagi suka bahan corduroy,” kata Isyana. 

Sementara bagi Vanesha dalam proses kolaborasi ini, ia mengalami sedikit tantangan. Selayaknya kebanyakan anak muda seusianya yang masih dalam masa bereksplorasi, ia mengaku sempat bingung ketika diminta mendeskripsikan gaya berbusananya. 

“Nah, aku tu agak bingung awalnya. Soalnya aku memang moody-an. Kadang girly banget, kadang tomboy banget. Koleksi bajuku random, tapi mencerminkan aku,” katanya. 

Menjalankan bisnis selama satu dekade, bukanlah perkara mudah. Selain bisnis ini didanai secara pribadi, Ria Sarwono dan Carline Darjanto mengaku persaingan di dunia fashion semakin kompetitif, apalagi di era digital saat ini. 

“Kompetisi sekarang sangat ketat. Semua orang bisa jualan baju dengan adanya social media sekarang. Dan itu kami akui, jadi tantangan tersendiri untuk kami,” ungkap Ria. 

Namun ke depannya, brand lokal ini ingin terus melangkah maju dan berharap dapat meluaskan pasarnya hingga level internasional. 


Reporter: CH
Editor: Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
03-09-2018 22:33