Main Menu

Indonesia Lemah Pengarsipan Musik

Edward Luhukay
02-06-2016 11:30

Jakarta, GATRAnews - Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) Triawan Munaf meresmikan program Kerjasama Pengarsipan dan Pendataan Hasil Industri Rekaman di Indonesia bersama dengan yayasan non-profit, Irama Nusantara hari ini di Rolling Stone Cafe, Jakarta, Rabu (1/6). Program ini adalah upaya dokumentasi modern arsip musik populer Indonesia. "Kerja sama ini sangat penting karena Indonesia lemah dalam pengarsipan," kata Triawan.

Kerja sama tersebut disambut gembira oleh salah satu inisiator Irama Nusantara, Dian Onno. "Musik Indonesia hampir tidak ada di arsip nasional. Lalu biasanya musik jaman dulu dirilis di luar negeri. Kalau di Indonesia, sering kita tidak tahu mau mencari dimana arsipnya. Ironis karena kekayaan kreatif dalam negeri diambil, diolah, dan dinikmati kekayaannya oleh luar negeri," ungkap Dian.

Irama Nusantara sendiri merupakan sebuah inisiatif pengarsipan digital musik populer Indonesia yang diinisasi pada tahun 2011. Pada tahun 2013, mereka meluncurkan situs pustaka digital dalam versi beta, yakni iramanusantara.org. Ke-11 anggota Irama Nusantara sudah mendata lebih dari seribu arsip rilisan digital di situs mereka. Sebagian besar musik yang diarsipkan adalah musik-musik era sebelum 1980an.

Musik-musik tersebut dirancang hanya bisa diputar di situs saja dan tidak bisa diunduh. "Kami sangat mendukung hak cipta," tegas Dian.

Metode pengarsipan berupa bentuk audio, gambar, dan teks. Berbagai vinyl serta kaset milik para kolektor, musisi, toko-toko musik, dan RRI, diubah menjadi format digital. Foto dari sampul album serta lirik disajikan juga bersama masing-masing audio.

Melalui peluncuran program dokumentasi musik Indonesia ini, ungkap Triawan, Bekraf dan Irama Nusantara diharapkan dapat menambah arsip musik sejumlah 1500 rilisan dari era tahun 1920an hingga 1950an. "Kami optimis ingin menyediakan 100 rilisan digital setiap bulan," demikian Dian.



Reporter: Flora Libra Yanti Barus
Editor: Edward Luhukay

Edward Luhukay
02-06-2016 11:30