Main Menu

Promotor Pastikan Lokasi Jazz Gunung Bromo Aman

Fahrio Rizaldi A.
12-08-2016 07:00

Jakarta, GATRAnews - Festival musik tahunan Jazz Gunung Bromo kembali digelar. Agenda yang telah digelar sebanyak delapan kali ini akan diadakan pada 19-20 Agustus 2016. Saat ini, status daerah Gunung Bromo masih dinyatakan waspada terkait aktivitas vulkanik gunung tersebut. Panitia Jazz Gunung Bromo menjamin keamanan lokasi panggung festival musik itu. Lokasi panggung Jazz Gunung Bromo berada di ketinggian 2300 mdpl. Jarak lokasi dari kawah gunung Bromo sekitar 6 kilometer. Jarak aman adalah 1 kilometer.

"Status Gunung Bromo memang selalu waspada. Jarak panggung adalah 6 kilo meter, jadi tidak berbahaya. Kami ingin menepis anggapan bahwa Bromo berbahaya. Tidak ada masalah dengan statusnya," ujar penggagas Jazz Gunung Bromo, Sigit Pramono, Kamis (11/8), di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat.

Selain pertunjukan musik, pemandangan alam yang indah juga menjadi daya tarik di festival jazz Gunung Bromo. Tahun ini, festival ini mengusung tema Pesta Merdeka di Puncak Raya.

Sigit mengatakan, tahun ini Jazz Gunung Bromo menargetkan 2.000 pengunjung. Jumlah ini terbilang tak banyak karena promotor ingin penonton dan para penampil nyaman agar tidak penuh sesak. "Kami memang sengaja tak menyediakan banyak penonton. Selama ini ada festival di pantai, kemudian di gunung. Ini hal luar biasa untuk Indonesia," jelasnya.

Musisi yang akan tampil di festival ini, yakni Dwiki Dharmawan Jazz Connection, Ermy Kullit, Shaggydog, The Groove, Ring of Fire featuring Bonita & Ricad Hutapea, Penny Candarinu, Samba Sunda, dan Nial Djuliarso Trio featuring Arief Setiadi.

Grup musik jazz asal Spanyol, Ian Scionti juga akan tampil di Jazz Gunung Bromo. "Setiap tahun kami menampilkan artis pilihan. Kami membuat panggung dengan latar belakang instalasi bambu," paparnya.

Jazz Gunung Bromo tahun ini menawarkan tiga jenis tiket, Festival, VIP dan VVIP yang sudah bisa didapatkan di situs resmi Jazz Gunung Bromo di www.jazzgunung.com.

Tiket Festival dibandrol dengan harga Rp 350 ribu per hari atau Rp 600 ribu untuk dua hari. Sedangkan tiket VIP A yang posisi duduknya lebih tinggi dibanding VIP B dibandrol seharga Rp 500 ribu per hari atau Rp 800 ribu untuk dua hari.

Tiket VIP B dibandrol dengan harga Rp 600 ribu per hari atau Rp 1 juta untuk dua hari. Tiket VVIP dibandrol dengan harga Rp 1 juta per hari atau Rp 1,5 juta untuk dua hari. Khusus untuk pembeli tiket VVIP akan mendapat sajian makan malam saat Jazz Gunung Bromo berlangsung.



Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Edward Luhukay

Fahrio Rizaldi A.
12-08-2016 07:00