Main Menu

Izin Turun, Konser Dream Theater Digelar di Candi Prambanan  

Rosyid
14-09-2017 22:30

Candi Prambanan menjadi lokasi simfoni orkestra dari Australia beberapa waktu lalu dan akhir bulan ini akan kembali menjadi lokasi pentas musik, grup rock dunia Dream Theater. (GATRA/Arif Koes/AK9)

Yogyakarta,GATRAnews - Panitia konser  Dream Theater memastikan konser grup rock ternama asal Amerika Serikat itu akan digelar di kompleks Candi Prambanan. Meski berada di cagar budaya dunia, panitia tidak akan menaikkan harga tiket masuk.

 

Project Director "Jogjarockarta" Bakkar Wibowo menjelaskan kepastian lokasi konser  pada 29-30 September itu setelah panitia menerima surat izin dari Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Sebelumnya konser diumumkan akan digelar di Stadion Kridosono yang berada di pusat Kota Yogyakarta.

 

“Izin penggunaan Candi Prambanan untuk konser Dream Theater sudah kami terima awal pekan lalu. Di Prambanan kami akan membagi venue menjadi dua,” kata Bakkar dalam rilisnya, Kamis (14/9).

 

Untuk band-band lokal seperti God Bless, Burgerkill, dan Power Metal, panitia menyediakan panggung di Lapangan Wisnu. Sedangkan panggung khusus Dream Theater akan ditempatkan di Lapangan Brahma.

 

Meskipun berlangsung di kompleks peninggalan dunia, Bakkar memastikan pihaknya tidak akan menaikkan harga tiket masuk. Untuk tiket Festival A, panitia tetap mematok harga Rp900.000 dan kelas Festival B dipatok Rp450.000,-.

 

“Sampai hari ini kami sudah melepas 7.500 tiket. Sedangkan untuk pelepasan periode kedua, kami akan sampaikan ke publik,” kata Bakkar.

 

Adapun selaku penyelenggara CEO Rajawali Indonesia Communication Anas Syahrul Alimi menyambut baik terbitnya izin penggunaan kompleks Candi Prambanan sebagai lokasi konser.

 

"Kami menganggap perhelatan ini turut mempromosikan Prambanan lebih luas lagi," ujar promotor yang tiga tahun ini menggelar konser Prambanan Jazz di candi dengan legenda Roro Jonggrang itu.

 

Namun, saat dikonfirmasi beberapa kali manajemen PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko sebagai pengelola tidak memberikan keterangan terkait izin itu. Saat dihubungi, baik Direktur TWC Edy Setijono maupun Humas TWC Dewi Krisna sama sekali tidak merespon.

 

Sebelumnya Balai Pelestarian Cagar Budaya DI Yogyakarta mengkritik konser di sekitar candi karena lantangnya suara musik rock berpotensi merusak struktur bangunan candi.


Reporter: Arif Koes Hernawan

Editor: Rosyid

Rosyid
14-09-2017 22:30