Main Menu

Prophet Of Rage: Tak Ada yang Mengagumkan dari Donald Trump

Fahrio Rizaldi A.
27-09-2017 21:20

Prophet Of Rage (Dok Billboard/AK9)

Los Angeles, GATRAnews - Grup musik Prophet Of Rage berbicara mengenai Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. Supergrup yang dibentuk dari kolaborasi, Rage Against The Machine, Public Enemy dan Cypress Hill, baru saja merilis album debut mereka. Seperti yang dikabarkan NME, grup ini memiliki pandangan tersendiri mengenai Donald Trump. 

"Tidak ada yang mengagumkan tentang orang ini (Trump)," ujar B-Real, personel Prophet Of Rage. "Dia punya kaki kelinci, atau daun semanggi di kantong nya," lanjut B-Real.

"Saya punya teori gila (tentang Trump). Saya fikir Melania (istri Trump) ingin pergi dari dia. Dia benci posisi ini, 'Saya istri triliuner. Saya tam bisa kemana-mana, tanpa seseorang melihat saya. Saya tak peduli dengan presiden ini, saya ingin pergi', seloroh Chuck D.

Belum lama ini, aktivis Lib Dem ikut bernyanyi bersama Rage Against The Machine, untuk lagu Killing In The Name. Mereka bergabung dalam sebuah konferensi yang digelar di Bournemouth, awal bulan ini.

Pemimpin Lib Dem, Tim Farron, bersama juru bicara Layla Moranz dan deputi, Jo Swinson turut terlibat dalam acara itu. Sebuah cuplikan video memperlihatkan para aktivis itu bernyanyi bersama menyanyikan lagu Killing In The Name.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Nur Hidayat

 

Fahrio Rizaldi A.
27-09-2017 21:20