Main Menu

The Rise Of Java Padukan Seni Musik dan Busana Tradisional

Fahrio Rizaldi A.
26-10-2017 22:46

Konferensi pers The Rise Of Java (GATRA/Abror/HR02)

Jakarta, Gatra.com - Keragaman budaya yang disajikan dalam musik dan busana akan berpadu dalam The Rise Of Java. Mengusung tema sejarah peradaban musik dan busana di Jawa, The Rise Of Java menampilkan pertunjukan seni yang dibawakan oleh perancang busana, dan musisi nasional. Satu di antaranya adalah Afif Syakur. Perancang busana asal Yogyakarta ini akan menampilkan seni batik di panggung Rise Of Java. "Batik adalah budaya. Ada simbol keyakinan, dan harapan yang dituangkan dalam kain batik," ujar Afif, Kamis (26/10) di kawasan Senopati, Jakarta Selatan. 

Perhelatan The Rise Of Java akan digelar di Candi Prambanan, pada Minggu, 5 Novemver mendatang. Afif akan berkolaborasi dengan musisi kenamaan Dwiki Dharmawan dalam pementasan ini. Dwiki akan membawa grup musik nya, Dwiki Dharmawan World Peace Orchestra untuk mengiringi peragaan busana dan repertoar seni pada tersebut.

"Suatu kehormatan bisa diajak di acara ini. Kebetulan saya juga concern dalam bidang musik dan budaya. Ini kolaborasi yang tak sekadar musik tradisional, saya akan berkolaborasi dengan mas Afif (Syakur), dan Andien yang membawakan tembang batik," jelas Dwiki.

Tatit Primadi, selaku perwakilan Gatra Media Group, penyelenggara acara menjanjikan The Rise Of Java akan menjadi perhelatan yang spektakuler. "Ada 48 model dari berbagai daerah di Jawa, yang akan tampil membawakan busana tradisional. Tanggal 5 November itu dipilih bukan tanpa alasan, pada tanggal itu bulan purnama. Jadi bisa dibayangkan, pertunjukan budaya di Candi Prambanan dengan background bulan purnama," tandasnya.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Nur Hidayat

 

Fahrio Rizaldi A.
26-10-2017 22:46