Main Menu

Nonton Ngayogjazz, Cukup Bayar dengan Buku Tulis

Mukhlison Sri Widodo
16-11-2017 17:39

Jumpa pers konser Ngayogjazz 2017, Kamis (16/11) di Sleman, Yogyakarta. (GATRA/Arif Koes/FT02)

 
 
“Kami ingin membuat sesuatu yang berbeda di gelaran yang ke-11 ini. Buku tulis kosong sebagai tiket adalah gebrakan agar Ngayogjazz lebih dikenal,” jelas seniman penggagas Ngayogjazz Djaduk Ferianto pada jumpa pers, Kamis (16/11) di Sleman.
 
Djaduk menyatakan panitia tidak mensyaratkan jumlah buku tulis yang harus dibawa, namun disesuaikan dengan kemampuan penonton. Buku tulis yang terkumpul akan disumbangkan ke anak sekolah di Dusun Kledokan dan sekitarnya.
 
Ngayogjazz 2017 mengambil tema ‘Wani Ngejazz Luhur Wekasane’. Dengan tema ini, Djaduk mengajak seluruh pemain dan penonton untuk meraih kemuliaan.
 
“Tema ini berasal dari pepatah Jawa, wani ngalah luhur wekasane yang berarti siapa yang berani mengalah akan mendapatkan kemuliaan,” lanjutnya.
 
Setiap gelaran Ngayogjazz berlokasi di desa-desa di DI Yogyakarta. Alasan pemilihan Dusun Kledokan sebagai lokasi acara kali ini karena latar belakang sejarah perjuangannya mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.
 
“Dusun yang mayoritas penduduknya petani ini letaknya tidak jauh dari monumen perjuangan Taruna Plataran, sebuah tempat bersejarah yang menjadi saksi pertempuran pada masa agresi militer kedua,” ujarnya.
 
Sebagai penghormatan, akan dibuka lima panggung selama festival yang masing-masing bernama Doorstoot, Gerilya, Markas, Serbu, dan Merdeka. Panggung-panggung tersebut akan menjadi tempat tampilnya para musisi jazz.
 
Para pengisi acara antara lain Everyday dan Endah N Rhesa, diikuti musisi-musisi seperti Jeffrey Tahalele & Friends, Bintang Indrianto, Bianglala Voices, Sri Hanuraga Trio feat. Dira Sugandi, NonaRia, Huaton Dixie, dan Drummer Guyub YK.
 
Selain penampilan musisi itu, pengunjung Ngayogjazz juga akan dihibur oleh  kesenian tradisional seperti kirab Bregada Gotri Seloaji serta gejog lesung Tjipto Suoro persembahan warga dusun Kledokan.
 

 
Reporter : Arif Koes
 
Editor : Mukhlison
Mukhlison Sri Widodo
16-11-2017 17:39