Main Menu

Fariz RM: Saya Mengalah untuk Kelestarian Musik Indonesia

Fahrio Rizaldi A.
04-12-2017 19:37

Fariz RM (GATRA/Venny Tania/FT02)

Jakarta, Gatracom - Musisi senior Fariz RM terlibat dalam proyek musik terbaru JavaJive. Mereka menggarap ulang lagu karya Titiek Puspa, berjudul Dansa Yo Dansa. Lagu bernuansa disco itu sebelumnya dipopulerkan oleh grup musik The Rollies.


"Akhirnya kesampaian membawakan lagunya tante Titiek (Puspa)," ujar Fariz, Senin (4/12) di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan.

Pada tanggal 9 Desember mendatang, Fariz akan berkolaborasi dengan JavaJive dalam sebuah konser yang dihelat di kawasan Bintaro, Tangerang Selatan.

"Ini kolaborasi yang murni. Mereka (JavaJive) mampu menginterpretasikan (keinginan) saya. Konser nanti, kami bukan bermain musik, tapi untuk bersenang-senang," jelas Fariz
 
Mengikuti Perkembangan
Pelantun lagu Sakura itu dikenal sebagai musisi yang idealis. Hal ini terlihat dari konsistensinya dalam menghasilkan karya. Namun, saat ini Fariz mengaku tak ingin mengikuti ambisinya.

Fariz ingin mengikuti perkembangan musisi lain yang mengajaknya berkolaborasi. Hal ini dilakukan Fariz demi melestarikan musik nasional.

"Sekarang saya total bekerja di rumah. Saya nggak pernah memikirkan apa-apa saat membuat musik, dan sekarang saya mencoba mengalah dulu, mengikuti musisi lain mengerjakan sesuatu."

"Mengikuti kolaborasi semacam ini lebih penting karena bersifat nasionalis," ungkapnya.
 

Konferensi Musik Indonesia

Di luar pekerjaannya sebagai musisi, Fariz tengah merancang sebuah pergerakan untuk menghormati sejarah musik di Indonesia.

"Insya Allah, tahun depan akan ada konferensi musik Indonesia yang pertama. Kita sebagai musisi harus melihat perjuangan para musisi terdahulu. Coba bayangkan bagaimana perjuangan Titiek Puspa saat dia muda, juga Ismail Marzuki," tukas Fariz.

"Pahlawan nasional Wage Rudolf Supratman juga memiliki pergerakan yang luar biasa. Di masa itu (era kolonial) dia membentuk band bernama Black and White Jazz Band. Musik, saat itu, menjadi bentuk perlawanan Wage untuk menghapus rasisme dan kolonialisme. Perjuangan itu perlu diabadikan," tandasnya.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Arief Prasetyo

Fahrio Rizaldi A.
04-12-2017 19:37