Main Menu

RSD Ajak Penikmat Seni Bernostalgia Lewat Kapsul Waktu

Bernadetta Febriana
16-12-2017 19:50

Pertunjukan musik RSD (youtube/yus4)

Artikel Terkait

 

Jakarta, Gatra.com - Bagi para pecinta musik Indonesia tahun 90-an, RSD tentu sudah tidak asing lagi. Untuk mengobati kerinduan akan lantunan suara indah mereka, trio yang telah memproduksi empat album tahun 1995 hingga 2003 ini mengajak penikmat seni untuk bernostalgia dalam acara bertajuk "Kapsul Waktu" di Auditorium Galeri Indonesia, Sabtu (16/12).

 

 

 

Kelompok musik asal Bandung Rida Farida (Rida), Indah Sita Nursanti (Sita), dan Dewi Lestari (Dewi) atau yang lebih dikenal publik dengan sebutan RSD memutuskan bubar sekitar tahun 2000-an silam karena kesibukan masing-masing personelnya. Namun, ketiganya kembali bekerja sama menyanyikan lagu Langit Amat Indah untuk album film soundtrack Perahu Kertas karya Dewi Lestari.

 

 

 

Kapsul Waktu menjadi ajang reuni group yang kini telah berkarier secara terpisah. Rida aktif sebagai guru vokal dan bernyanyi solo. Sita aktif terlibat pertunjukan teater dan serial televisi, sementara Dewi aktif sebagai penulis buku dan pencipta lagu. Meski demikian, ketiga anggotanya masih terlihat kompak tampil di atas panggung dengan pakaian batik yang mempesona.

 

 

 

“Sore ini menjadi jawaban bagi pertanyaan yang sering ditanyakan pada kita, ‘Kapan RSD nyanyi bareng lagi? Kangen sudah lama gak lihat RSD di atas panggung,’ dan pertanyaan senada yang sering kita dengar. Senang sih bisa tampil di Galeri Indonesia Kaya sebagai grup, bukan personal seperti biasanya. Semoga para penikmat seni yang hadir juga sama senangnya seperti kami yang tampil sore hari ini,” ujar Sita yang diiyakan oleh Dewi dan Rida.

 

 

 

Pada acara yang berdurasi sekitar 60 menit ini RSD membawakan sekitar 10 buah lagu hits mereka dari album Antara Kita, Bertiga, Satu, dan The Best of Rida Sita Dewi. Deretan lagu seperti Masih Ada, Datanglah, Kepadamu, Terlambat Bertemu, Langit Amat Indah, Ketika Kau Jauh, SBDLK, Kusadari, Cintaku Cintamu dan Antara Kita.

 

 

 

Mereka pun sukses mengajak para penikmat seni yang hadir untuk bernostalgia dengan bersenandung bersama. Tawa penikmat seni di Auditorium Galeri Indonesia Kaya pecah melihat RSD yang akrab dan saling melemparkan lelucon.

 

 

 

Renitasari Adrian, Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation memberikan apresiasinya terhadap konser tersebut. Menurutnya, lagu-lagu dari para musisi Indonesia tahun 90-an memang meninggalkan kesan mendalam dengan banyak cerita yang menyertainya dan membuat penggemarnya sering kali rindu untuk menyaksikan mereka tampil kembali di atas panggung. "Untuk itu, Galeri Indonesia Kaya menghadirkan Rida Sita Dewi yang menjadi salah satu ikon musik Indonesia tahun 90-an dan menghibur para penikmat seni dengan karya-karya mereka yang dirindukan,” ujar Renitasari.


Reporter : RAS

Editor : Bernadetta Febriana

 

 

Bernadetta Febriana
16-12-2017 19:50