Main Menu

MPMM: Tidak Tegas Pelaku Siaran Pengganggu Frekuensi MNCTV

Iwan Sutiawan
02-11-2015 20:28

Jakarta, GATRAnews - Masyarakat Pemantau Media Massa (MPMM) mendesak pemerintah segera mengungkap dan menindak tegas pelaku penayangan siaran yang mengganggu frekuensi MNCTV pada 15, 16, dan 22 Oktober 2015. Ketua MPMM, Chairul Anwar, di Jakarta, Senin (3/11), menegaskan, pihak berwenang harus menindak pihak-pihak yang menyabotase siaran MNCTV tersebut, karena sangat mengganggu kenyamanan publik dan khawatir pelaku menanyangkan siaran yang bersifat hasutan, sehingga mengganggu kehidupan sosial. Karena itu, sanksi tegas terhadap pelaku merupakan keniscayaan agar tidak terjadi lagi kasus serupa di masa mendatang.

"Bila tidak ada tindakan tegas dari penegak hukum, maka jangan heran, jika ke depan, para pelaku teroris dapat meniru dan menyabotase siaran sebuah stasiun televisi untuk menebar ancaman dan ketakutan kepada masyarakat," ujarnya.

Sebelumnya, siaran satu stasiun televisi tiba-tiba menimpa siaran MNCTV. Pihak MNCTV pun melaporkannya kepada Kementerian Kominikasi dan Informatika, namun dinilai belum ada tindak lanjut. MNCTV pun menyampaikan permohonan maaf melalui running text.

"Pemirsa MNCTV, mohon maaf telah terjadi gangguan siaran di wilayah Jabodetabek, karena ada siaran gelap yang menggunakan frekuensi yang sama. Kami Sudah melaporkan ke Kementrian Kominfo, dan menunggu ada tindakan".

Terkait siaran gelap atau tanpa izin tersebut, pihak direksi TPI versi Siti Hardiyati Rukmana (Tutut) membantah telah menayangkan siaran yang mengganggu frekuensi MNCTV pada tanggal di atas. "Jadi sudah jelas, kalau toh ada peristiwa siaran, ya silakan siapa yang melakukan siaran tersebut. Tapi kami direksi, sama sekali tidak tahu. TPI yang dituduh misalnya, ya kami tidak tahu, bukan kami yang melakukan," ujar Direktur TPI Habiburokhman.



Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
02-11-2015 20:28