Main Menu

Ini Dia Panduan 48 Jam di Dubai

Flora Librayanti BR K
05-09-2016 20:41

Dubai Faountain (GATRAnews/dok)

Jakarta, GATRAnews - Sebagai destinasi yang telah berkembang sebagai pusat hiburan dan bisnis di Timur Tengah, Dubai menyuguhkan berbagai pengalaman yang tak ada bandingannya. Dubai telah sukses memosisikan dirinya sebagai tujuan utama bagi para wisatawan yang memberikan penawaran unik. Kita bisa menemukan pemandangan kota yang memesona, hamparan gurun yang luas, pasar tradisional Arab yang ramai, tempat ikonik terkenal, beragam pilihan makanan yang menggoda, bahkan kesempatan berbelanja mewah.


Dalam rilis yang diterima GATRAnews, Senin, 5 September 2016, Dubai Tourism menegaskan kalau dua hari pasti tidak akan cukup untuk menjelajahi semua hal yang dapat ditawarkan Dubai. Tapi bukan berarti kita tidak bisa menikmati waktu singkat tersebut. Nih panduannya.

 

Perjalanan ke Dubai tidak akan lengkap tanpa mengunjungi bangunan tertinggi di dunia, Burj Khalifa. Menjulang setinggi 830 meter ke langit, Burj Khalifa memiliki 163 lantai dengan elevator tercepat dan tertinggi di dunia. Luangkan waktu untuk menikmati pemandangan yang menakjubkan dari observasi At the Top, di lantai 124 dan 148.

 

Hanya dengan berjalan kaki dari Burj Khalifa ada Dubai Mall – destinasi yang tidak boleh dilewatkan bagi pecinta belanja, dilengkapi dengan berbagai merek dunia, seperti AllSaints, Lululemon, Christian Louboutin, Prada dan Michael Kors. Tak hanya destinasi belanja, mall ini memiliki Olympic-sized Dubai Ice Rink yang menawarkan waktu istirahat dari kesibukan berbelanja Anda.

 

Di area luar Dubai Mall, kita akan disambut pemandangan Burj Khalifa Lake, dimana kita dapat menikmati Dubai Fountain, pertunjukan air mancur yang dilengkapi dengan musik, pencahayaan dan banyaknya penonton. Tempat lain yang harus dikunjungi adalah Dubai Aquarium dan Underwater Zoo – rumah bagi 33.000 spesies makhluk air.


Buat yang ingin menghabiskan waktu di luar ruangan, wajib mengunjungi Creek Park. Terletak sepanjang Dubai Creek di bagian tengah kota, Creek Park adalah salah satu taman tertua di Dubai dan tempat yang populer bagi para wisatawan maupun penduduk lokal. Di bagian kota ini tersedia berbagai pilihan kapal pesiar tradisional. Makan malam di atas kapal pesiar di sepanjang Dubai Creek tentunya akan jadi pengalaman tak terlupakan.


Di hari kedua, saatnya belajar budaya. Penasaran mengapa perempuan Arab mengenakan pakaian berwarna hitam sedangkan laki-laki mengenakan pakaian warna putih? Atau ingin merasakan hidangan tradisional Emirati? Sheikh Mohammed Centre For Cultural Understanding (SMCCU) adalah tempat yang tepat untuk memahami budaya Arab. Dibuka pada 1998, SMCCU adalah wadah bagi banyak aktivitas, seperti kelas Arab, tur budaya, dan juga program edukasi bagi sekolah, universitas atau institusi dari Arab ataupun luar Arab.

 

Kalau ke Dubai tentu tak lengkap tanpa merasakan hamparan gurunnya, yang merupakan bagian dari identitas kota ini. Banyak pemandu wisata lokal yang menyediakan safari gurun termasuk menunggang unta, menikmati off-road di gurun atau berseluncur di pasir. Saat senja, kita dipandu untuk pergi ke kemah tradisional Bedouin untuk menikmati kahwa yang harum atau kopi dengan berbagai macam kue khas Arab. Nyam! 


Reporter : Flora Libra Yanti

Editor : TA

Flora Librayanti BR K
05-09-2016 20:41