Main Menu

Nusakambangan Travel Mart Bakal Digelar Pertengahan 2017  

Rosyid
08-02-2017 10:16

Purwokerto, GATRAnews – Pulau 'seram' Nusakambangan menyimpan banyak potensi wisata menarik yang belum banyak di eksplorasi.  Untuk mempromosikan wisata di kawasan selatan Jawa Tengah ini, Perhimpunan Biro Perjalanan Wisata se-Banyumas Raya (Pebemas) bakal menggelar Nusakambangan Travel Mart. 

Ketua Pebemas, M Kardiyo mengatakan Nusakambangan Travel Mart ini direncanakan pada pertengahan tahun 2017 nanti. 

“Travel mart kali ini diharapkan dapat menggenjot kunjungan wisata di wilayah Cilacap dan Banyumas. Pulau Nusakambangan, menjadi ikon di wilayah pesisir, sementara Banyumas, tetap mengandalkan Baturraden,” kata M Kardiyo kepada GATRAnews, Rabu (8/2).

M Kardiyo mengemukakan, Kabupaten Banyumas dan Cilacap membutuhkan media promosi seperti even travel mart ini. Terutama untuk menggenjot penjualan paket-paket wisata dari pengelola objek, biro perjalanan, desa wisata, serta produk kreatif yang ada di wilayah setempat.

Sejumlah produk lokal yang berpotensi untuk mendongkrak bisnis pariwisata antara lain, batik tulis Nusawungu, dan batik tulis dengan pewarna alami dari tanaman mangrove kawasan segara anakan.

"Kami berniat mengangkat wisata di dua kawasan ini. Konsepnya, mempertemukan buyer dan seller dari seluruh Indonesia. Yang kami kembangkan adalah potensi-potensi pariwisata beserta produk kreatif masyarakat setempat," ujarnya.

Kardiyo mengakui, pariwisata Jawa Tengah bagian selatan masih tertinggal dibandingkan daerah lain. Padahal, potensi Banyumas dan Cilacap amat besar. Terbukti, wisatawan asal kota-kota besar, seperti Jakarta dan Bandung banyak berkunjung ke daerah ini.

"Selama ini seperti tempat transit saja. Paling ramai yang ke arah timur seperti Bali, Malang dan sekitarnya," ucapnya.

Kardiyo mengaku sudah berkomunikasi dengan Dinas Pariwisata di Banyumas maupun Cilacap. Menurut dia, responnya cukup positif. Namun, Pebemas sendiri menurut dia masih perlu mematangkan konsep Nusakambangan Travel Mart dan konsep pariwisata yang bakal dikembangkan. 

“Kami masih berkoordinasi untuk mematangkan konsep wisata. Semoga dalam waktu tidak lama sudah bisa mulai digarap,” pungkasnya.


Reporter: Ridlo Susanto

Editor: Rosyid

Rosyid
08-02-2017 10:16