Main Menu

Denok, Si Anoa Ramah yang Baru Saja Beranak  

Rosyid
08-02-2017 15:03

Manado, GATRAnews — Pegiat satwa langka di Sulawesi Utara punya kabar gembira setelah Anoa betina bernama Denok melahirkan seekor anak pada Selasa (7/2). Anoa jantan yang dilahirkan induknya, kondisinya sudah stabil dan kini mendapat perawatan intensif di penangkaran milik Balai Penelitian dan Pengembangan Lingkungan Hidup dan Kehutanan (BP2LHK) Manado.

Kepala BP2LHK Ir Doddi Garnadi MSi dan Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Ir Agustinus Rantulembang pada wartawan Rabu (8/2) memastikan Denok dan anaknya telah menerima perawatan maksimal, baik sebelum maupun pasca-proses persalinan. “Bayi dan induknya sekarang sehat, harapan kami mudah-mudahan terus sehat,” cetus Doddi.

Sejak 2015 hingga saat ini sudah 3 kali Denok melahirkan. Namun pada 2 kesempatan pertama anaknya tidak berumur panjang. Nah, saat beranak terakhir ini anak Denok bisa sehat. Secara khusus Denok dan anaknya ditangani drh Adven Simamora serta tim Anoa Breeding Centre Manado.

Persalinan Denok ternyata cukup menegangkan. Adven yang mengawal proses tersebut sejak awal mengatakan tanda-tanda Anoa betina itu akan beranak sudah dimulai sejak pukul 11.00 Wita. “Denok ini adalah Anoa yang ramah, kalau dipanggil dia akan mendekat dan mengikuti, tapi ketika mulai kontraksi dia terlihat menjauh,” terang perempuan jebolan Fakultas Kedokteran Universitas Udayana Bali itu.

Sore hari sekitar pukul 17.00 Wita baru ketahuan posisi fetus ternyata sungsang. Adven yang didampingi drh Fanny melakukan upaya reposisi sekaligus penarikan. “Upayanya berhasil, kaki depan dan kepala mulai keluar setelah kami lakukan reposisi,” kata dia. Setelah dilakukan pembersihan ari-ari serta injeksi vitamin, beberapa saat kemudian induk betina mulai mendekati anaknya.

Apa yang disampaikan Adven soal keramahan Denok memang terbukti benar. Saat para jurnalis diajak meninjau kondisi hewan langka itu di lokasi penangkaran, Adven mencoba memanggil-manggil Denok dari luar pagar pembatas. Anoa itu lantas mendekat dan langsung menengadahkan kepalanya untuk dibelai. Tak disangka anak Denok yang sudah berjalan juga mendekat. Adven pun ikut membelai Anoa kecil tersebut. “Saat dilahirkan hewan ini beratnya 5,2 kilogram dan panjang 49 senti,” sebut dia.

Diketahui Anoa yang juga biasa disebut sapi hutan merupakan hewan langka dari Pulau Sulawesi yang populasinya kian menipis. Catatan tim Anoa Breeding Centre Manado, jumlah hewan itu sekarang tak lebih 2 ribuan ekor. (BP2LHK) Manado telah menangkar 8 ekor Anoa, termasuk yang baru dilahirkan, merupakan hasil sitaan serta diserahkan secara sukarela dari masyarakat. 


 

Reporter: Ady Putong

Editor: Rosyid

Rosyid
08-02-2017 15:03