Main Menu

Desa Onje Purbalingga Diusulkan Jadi Desa Wisata Religi

Rosyid
25-02-2017 15:20

Purbalingga, GATRAnews – Desa Onje Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah diusulkan menjadi Desa Wisata Religi. Usulan tersebut disampaikan oleh Bupati Purbalingga, H Tasdi SH MM menilik kekayaan artefak dan situs penyebaran Agama Islam Di Purbalingga yang disebut berawal dari desa ini.

“Desa Onje dulu pusat penyebaran agama Islam  di Purbalingga, disini juga banyak tempat bersejarah, Masjid R Sayyid Kuning ini salah satunya,” ujarnya, Jumat (24/2).

Untuk merealisasikan Desa Onje menjadi Desa Wisata Religi, dia menganjurkan pemerintah desa melebarkan jalan masuk desa. Yakni, dari patokan SPBU Mberet, jalan lurus  ke arah  timur, seluas kanan-kiri jalan satu meter. Pelebaran jalan tersebut dimaksud untuk  kemudahan akses kendaraan wisatawan yang datang ke Desa Onje.

Tasdi mengemukakan, Pemkab Purbalingga juga akan mengangkat Festival Sandrenan yang tadinya hanya diselenggarakan oleh masyarkat Onje, menjadi festival tingkat kabupaten. “Kita angkat menjadi festival tingkat kabupaten agar dapat mendorong objek wisata religi di Desa onje dan menguri-uri budaya,“ ujarnya. Selain makam ulama penyebar agama Islam pada masa lampau, di  Desa Onje juga terdapat Makam Adipati Onje.

Selain Desa Onje, beberapa desa lain di Purbalingga juga diwacanakan menjadi Desa Wisata Religi. Antara lain di Makam Adipati Wirasaba di desa Wirasaba, Bukateja.

Menurut catatan sejarah, mantan Bupati yang dimakamkan di komplek Arsantaka adalah para Bupati dari trah Arsakusuma. Ki Arsantaka merupakan cikal Bakal lahirnya Kabupaten Purbalingga sekaligus cikal bakal Bupati-Bupati di Purbalingga. Tempat ini adalah peristirahatan terakhir  Arsantaka dan puteranya yang ke-3 yakni Dipoyudo III, Bupati pertama Purbalingga. Mantan bupati lainnya yang dimakamkan di Makam Arsantaka adalah Dipokusumo I sebagai Bupati Purbalingga ke-2, dan RMT Broto Sudiro (Bupati ke-3).

Sedangkan di Makam Giri Cendana terdapat pesarean Bupati ke IV yakni Dipokusumo II, Bupati ke-5 (Dipokusumo III), Bupati ke-6 (Dipokusumo IV) dan Bupati ke-7 (Dipokusumo V). Di bagian lain, yakni makam Giri Purna terdapat makam Bupati ke-8 Dipokusumo VI dan Bupati ke-9 RMAA Sugondho.

 






Reporter: Ridlo Susanto
Editor: Rosyid

Rosyid
25-02-2017 15:20