Main Menu

Beragam Budaya Batak Disajikan Dalam Horas Samosir Fiesta 2018

Arif Prasetyo
19-02-2018 14:37

Horas Samosir Fiesta 2018. (Dok. Humas Pemkab Samosir/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) merilis agenda Horas Samosir Fiesta 2018. Event ini digelar dalam rangka mempromosikan dan menarik kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir.


Deputi Bidang Pengembangam Destinasi Pariwisata, Dadang Rizki Ratman mengatakan, pulau di tengah Danau Toba tersebut tengah dikembangkan menjadi destinasi prioritas dunia.

Horas Samosir Fiesta 2018, kata dia, menyajikan puluhan event dan festival pariwisata dalam kurun waktu satu tahun. "Danau Toba oleh Presiden Joko Widodo dikembangkan sebagai destinasi prioritas kelas dunia dengan mengandalkan unsur 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas). Unsur atraksi di antaranya event Horas Samosir Fiesta 2018, diharapkan semakin menarik kunjungan wisatawan ke Danau Toba," jelas Dadang, dalam pesan tertulis, Senin (19/2) di Gedung Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat.

Kemenpar telah membentuk Badan Otorita Pariwisata (BOP) Danau Toba. Badan ini bertugas dan bertanggungjawab mengelola destinasi prioritas Danau Toba sebagai single destination dan single management.

BOP Danau Toba melibatkan semua elemen masyarakat termasuk akademisi, pelaku bisnis, pemerintah, komunitas, dan media sebagai kekuatan pariwisata.

"Presiden Jokowi menginstruksikan membangun Kawasan Danau Toba secara menyeluruh selayaknya melibatkan 7 Kabupaten di kawasan danau vulkanik terbesar di dunia. Oleh karena itu, seluruh unsur yang berkepentingan di sekitar Danau Toba harus  solid, speed, dan smart (3S) dalam mengembangkan pariwisata di sana," urai Dadang.

Saat ini kunjungan wisatawan ke Danau Toba menunjukkan tren positif terus meningkat, seiring dikembangkannya infrastuktur seperti jalan tol, bandara, serta pelabuhan penyebarangan.

"Tahun 2019 kami menargetkan kunjungan wisatawan ke Toba sebanyak 1 juta wisatawan, sedangkan tahun 2016 kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Toba sebanyak 35.823 wisman dan 154.905 wisatawan nusantara (wisnus), dan tahun 2017  meningkat menjadi  55.771 wisman dan 222.288 wisnus," ungkapnya.

Upaya peningkatan aksesibilitas menuju kawasan pariwisata Danau Toba terus dilakukan di antaranya membangun akses jalan tol dari Kuala Namu-Tebing Tinggi-Pematang Siantar serta pelebaran jalur Pematang Siantar-Parapat. Pembangunan outer ring road yang mengitari danau sepanjang 100 km,  inner ring road di Pulau Samosir, dan  pembangunan pelabuhan penyeberangan di kedua sisi danau.

Juga Bandara Silangit, panjang landasan pacu ditambah dari semula 2.200 meter menjadi 2.650 meter (akan ditambah lagi hingga 3.000 meter), serta statusnya menjadi internasional airport dengan terminal berstandar global.

Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengatakan, Horas Samosir Fiesta (HSF) merupakan event tahunan yang digelar sejak 2014. "Kegiatan HSF 2018 akan dikemas lebih menarik agar banyak mendatangkan wisatawan ke Toba," jelas Rapidin Simbolon.

Event yang dikemas berskala internasional ini diharapkan mampu mendatangkan wisatawan dari berbagai negara. Beragam event unggulan seperti, Festival Gondang Naposo, Samosir Band Festival, Batak Fiesta Samosir Jazz Season, Sigalegale Carnival dan Festival Sipinggan, Festival Pasir Putih, Horja Bius Mangalahat Horbo, Samosir Music International, Samosir Lake Toba Ultra Marathon, dan festival lainnya.


Reporter: Rizaldi Abror
Editor: Arief Prasetyo

Arif Prasetyo
19-02-2018 14:37