Main Menu

Sektor Pariwisata Didorong Menjadi Sumber Ekonomi Baru di Sumatera Barat

Flora Librayanti BR K
24-02-2018 21:07

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumbar Endy Dwi Tjahjono. (GATRA/Flora. L.Y Barus/FT02)

Padang, Gatra.com - Pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat pada 2017 yang mencapai 5,29 persen pada penghujung 2017, tercatat melebihi pertumbuhan ekonomi nasional yang 5,07 persen. Meski cukup membanggakan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Sumbar tetap wanti-wanti soal capaian ini. Pasalnya, sektor industri yang selama ini kerap menjadi andalan menumbuhkan ekonomi, kondisinya cenderung datar.

 

“Industri di sini adem ayem. Agak susah dikembangkan,” sebut Kepala KPw BI, Endy Dwi Tjahjono ketika ditemui di Padang, Jumat (23/2). “Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumbar, kita butuh sumber perekonomian sektor baru,” tambahnya.

 

Endy menjelaskan bahwa kondisi lahan pertanian kini semakin tak ada. Demikian pula dengan perikanan. Maka opsi paling tepat untuk dikembangkan adalah sektor wisata. 

 

“Wisata ini bisa menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru,” tegas Endy.

 

Harapan ini mestinya bisa terwujud lebih cepat karena infrastruktur yang terus bertambah. Pada tahun ini saja, Presiden Joko “Jokowi” Widodo sudah meresmikan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru. Investasi pemerintah ini tentu punya andil untuk mendorong ekonomi yang terus bertumbuh.

 

Sayangnya belum banyak investor skala besar yang masuk di sektor wisata. Jika kondisi ini terus berlanjut, keluh Endy, maka pertumbuhan ekonomi akan berjalan seperti hari ini saja. “Tetap tumbuh, namun lambat,” sebutnya.


Editor : Flora. L.Y Barus

Flora Librayanti BR K
24-02-2018 21:07