Main Menu

Menpar : Destinasi Wisata di 2018 Akan Lebih Instagramable

Abdul Rozak
12-03-2018 20:30

Menteri Pariwisata, Arief Yahya.(Dok. Kemenpar/re1)

Jakarta, Gatra.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya berharap di tahun 2018 lebih banyak bermunculan lokasi-lokasi wisata baru yang 'instagramable'. Hal itu didorong oleh pesatnya dunia digital termasuk sektor pariwisata. 

 

Hal tersebut diungkapkan Arief Yahya saat membuka Rapat Teknis Pra Rakornas 2018 di Jakarta. Rokrnas Kementerian Pariwisata 2018 yang akan digelar 22 - 23 Maret 2018 di Bali mengambil tema Digital Destination & Nomadic Tourism. 

"Syarat utama membangun destinasi baru itu harus layak foto atau fotogenik. Ketika orang berdiri dalam 360 derajat plus atas, bawah, penuh, objek foto, menarik di kamera dan memiliki banyak impressions," ujar Arief Yahya, Senin (12/3). 

Arief berharap seluruh stakeholder pariwsata bisa merealisasikan destinasi digital berbeda satu dengan lainnya. Dengan demikian semakin eksklusif mengundang banyak wisatawan lebih banyak. 

Tourism digital merupakan salah satu prioritas Kemenpar dengan target 17 juta wisatawan  2018 dan di 2019 sebanyak 20 juta. Menurut data Kemenpar 63% dari seluruh perjalanan dicari, dipesan, dibeli, dan dijual secara online, sedangkan 50% dari seluruh penjualan perjalanan secara online melibatkan lebih dari 1 perangkat. 

Kemenpar juga mendukung lahirnya sejumlah destinasi digital yang menarik, diciptakan oleh generasi milenial yang tergabung dalam GenPI (Generasi Pesona Indonesia). Antara lain Pasar Pancingan di Lombok, Pasar Mangrove di Batam, Pasar Karetan di Kendal - Semarang, Pasar Siti Nurbaya di Padang, Pasar Tahura di Lampung, Pasar Kaki Langit di Yogyakarta  dan Pasar Baba Boen Tjit di Palembang. 

"Kondisi saat ini adalah esteem economy, anak muda zaman now butuh pengakuan di medsos, semua bisa didapat di destinasi digital," kata Arief.


Reporter : Abdul Rozak

Editor : Sandika Prihatnala

Abdul Rozak
12-03-2018 20:30