Main Menu

Muncul Gas Beracun Misterius, Kawah Ijen Ditutup

Rosyid
22-03-2018 08:47

Dua penambang sambil memikul belerang tambangannya menaiki kawah Ijen (Dok. Gatra/yus4)

Banyuwangi, Gatra.com - Taman Wisata Alam Kawah Ijen , ditutup sementara akibat mengeluarkan gas beracun.. Petugas sedang menyelidiki penyebabnya. Taman wisata ini berada di perbatasan Kabupaten Banyuwangi dan Bondosowo, Jawa Timur.



"Hari ini kami merekomendasikan untuk penutupan jalur pendakian ke Gunung Ijen karena adanya gas beracun yang masih diselidiki penyebabnya oleh petugas di lapangan," kata Kepala Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Ijen Bambang Heri Purwanto saat dihubungi dari Banyuwangi, Kamis, (22/3).

Warga di Kali Banyupahit dan Watucapil Bondowoso mengalami keracunan gas yang berasal dari Kawah Ijen. Sebagian korban yang terdampak gas beracun sudah dibawa ke Puskesmas Sempol dan RSUD Bondowoso.

"Selama dua hari ini aktivitas kegempaan Gunung Ijen yakni gempa vulkanik dangkal mengalami peningkatan, namun tidak signifikan. Berdasarkan data, pada 18 Maret tercatat 11 kali gempa vulkanik dangkal dan pada 20 Maret terekam 22 kali gempa vulkanik dangkal, namun status Gunung Ijen masih normal," tuturnya.

Menurutnya, petugas tengah berada di lapangan untuk mengetahui penyebab keluarnya gas beracun tersebut dan beberapa hari terakhir curah hujan di kawasan lereng Gunung Ijen juga tinggi. Namun pihaknya masih belum bisa memberikan penjelasan secara detail terkait penyebab gas beracun di Kawah Gunung Ijen tersebut.

"Wisatawan dan para penambang tidak diperbolehkan naik ke Kawah Ijen untuk sementara waktu, sehingga kami imbau kepada siapa pun untuk tidak mendekati radius 1 kilometer dari bibir kawah karena berbahaya," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Resor Taman Wisata Alam Ijen KSDA Sigit Ariwibowo membenarkan informasi yang menyebutkan Gunung Ijen mengeluarkan gas beracun dan kejadian diperkirakan terjadi pada Rabu (21/3) pukul 19.00 WIB.

"Kalau radiusnya belum bisa diprediksi karena sebelum mengeluarkan gas beracun terjadi ledakan dari Kawah Ijen dan asap mengikuti arah angin ke barat (ke Bondowoso)," katanya seperti dilaporkan Antara.



 
Editor: Rosyid




Rosyid
22-03-2018 08:47