Main Menu

Pemerintah Siapkan Kawasan Wisata Untuk Para Digital Nomadic

Rosyid
23-03-2018 13:28

Menteri Pariwisata Arief Yahya. (GATRA/Erry Sudiyanto/FT02)

Nusa Dua, Gatra.com - Pemerintah ingin menarik kelompok turis digital nomadic lebih banyak datang ke Indonesia. Hal itu diungkapkan  Menteri Pariwisata Arief Yahya di Nusa Dua, Bali. 

 

"Digital nomad itu orang yang ingin menenangkan diri tetapi masih bekerja secara online, " kata Arief Yahya dalam rapat kerja nasional Kementerian Pariwisata I di Nusa Dua, Jumat (23/3) kepada Antara.

 

Dia mencontohkan daerah wisata Canggu di Kabupaten Badung sebagai salah satu tujuan favorit turis digital nomadic dari seluruh dunia.

 

Kemudahan akses, ketenangan, dan ombak pantai-pantai Canggu, menurut Arief, menjadikannya sebagai daerah tujuan favorit wisatawan mancanegara. Daerah-daerah wisata lain bisa memanfaatkan potensi kunjungan kelompok turis kekinian itu dengan menyediakan fasilitas pendukung memadai, termasuk jaringan telekomunikasi dan Internet yang stabil.

 

"Total kalau dibulatkan itu sekitar 45 juta potensi nomadic tourist dan membangun itu tidak mahal karena bisa pindah sesuai destinasi pilihan terbaik," kata Arief.

 

Arief mengatakan penyediaan fasilitas untuk wisatawan nomadik bisa menjadi salah satu faktor pendongkrak kunjungan turis. Penerapan konsep wisata itu, menurut dia, sementara difokuskan di 10 destinasi "Bali Baru" dengan memanfaatkan empat destinasi sebagai percontohan yakni Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika dan Borobudur.


 

Editor: Rosyid

Rosyid
23-03-2018 13:28