Main Menu

Jelang Asian Games, Palembang Jadi ’’House’’ Hari Belanja Discount

Iwan Sutiawan
06-04-2018 16:00

Diskusi "Mari Sukseskan Visit Wonderful Indonesia 2018" di Palembang. (GATRA/Tasmalinda/yus4)

Palembang, Gatra.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menetapkan Palembang sebagai kota peringatan Hari Belanja Discount nasional jelang Asian Games 2018. Ini untuk mendongkrak kedatangan wisatawan baik dari dalam dan luar negeri serta geliat pariwisata di Palembang saat perhelatan pesta olahraga internasional sekaligus peringatan HUT RI ke 73 mendatang.

"Kementerian menetapkan Palembang sebagai House HBD, tahun ini. Tepat menjelang Asian Games di Palembang dan Hari Proklamasi nanti," kata Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (5/4).

Menteri Arief menyampaikan keterangan tersebut saat menjadi pembicara dalam diskusi panel dengan tema "Mari Sukseskan Visit Wonderful Indonesia 2018" bersama dengan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin dalam kesemapatan Rakornas PHRI di Palembang.

Menurut Arief, hari belanja discount nasional telah sukses tahun lalu di Kemayoran, Jakarta. Saat itu, jumlah kunjungan wisatan membludak dan trafic geliat ekonomi sangat tinggi. Apalagi di Palembang tahun ini, peringatan hari discount juga diselengi dengan festival kuliner daerah.

Kemasan pariwisata seperti ini juga mendukung target pemerintah guna mencapai jumlah kunjungan pariwisata nasional mencapai 17 juta pada tahun ini. "Semoga di Palembang bisa lebih padat karena ada moment Asian Games nanti," ujarnya.

Arif mengatakan, pada tahun ini Indonesia sudah memiliki 88 Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dengan 202 Kawasan Pengembangan Pariwisata Nasional (KPPN). Sementara Sumsel sudah ditetapkan sebagai kawasan pariwisata olahraga. Kebijakan ini didukung dengan keberadaan kawasan pusat olahraga Jakabaring di Palembang.

Nantinya, lanjut Arief, pemerintah pusat akan mendukung sarana lainnya di Poltekper Palembang dan para mahasiswa akan langsung berpraktik di kawasan pusat olahraga tersebut. "Pemerintah pusat sudah memiliki percontohan sport turism yakni di Palembang," ungkapnya.

Untuk itu, kata Arif, pemerintah daerah juga harus bersiap dengan berbagai kemudahan bagi tumbuhnya pariwisata di Sumsel, salah satunya pemberian izin. Menurut dia, permasalahan izin cenderung masih menjadi kendala dalam geliat infrastuktur sarana pariwisata, misalnya pembangunan penginapan, hotel dan lainnya.

"Perlu kirannya pemerintah daerah juga berpikir menyederhanakan perizinan. Misalnya, dikenal dengan pengurusan izin one stop service yang memberikan kemudahan, hingga sarana pendukung pariwisata akan tumbuh seiring pertumbuhan wisatawannya," katanya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, Alex Noerdin mengatakan, pihaknya juga sudah siap dalam penyediaan sarana penginapan menjelang Asian Games nanti. Dengan berbagai kegiatan wisata yang akan digelar di Palembang, sudah terdapat 6.110 kamar hotel berbintang yang bisa dipergunakan selain dari kebutuhan atlet dan official yang menggunakan rusunawa dan rusunami di kawasan Jakabaring.

"Untuk kesiapan Palembang dengan berbagai kegiatan termasuk HBD itu, sebenarnya kapasitas penginapan hotel masih bisa menampung. Jumlah itu baru hotel berbintang, belum termasuk losmen, home stay, dan penginapan jenis lainnya," ungkapnya.


Reporter: Tasmalinda
Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
06-04-2018 16:00