Main Menu

Palembang Akan Populerkan Kuliner dan Budaya Saat Asian Games

Iwan Sutiawan
17-04-2018 22:45

Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib saat mengunjungi Dinas Pariwisata Kota Palembang. (GATRA/Tasmalinda)

Palembang, Gatra.com - Perhelatan Asian Games XVIII di Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), tinggal hitungan bulan. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang semakin gencar memperkenalkan kuliner dan budaya asli untuk menyambut dan memeriahkan ajang perhelatan olahraga internasional ini.

Pjs Wali Kota Palembang, Akhmad Najib, menyampaikan tentang kesiapan Kota Palembang sebagai tuan rumah harus lebih dimatangkan, mengingat Asian Games segera digelar. Beragam persiapan pun sudah mulai dimaksimalkan oleh panitia penyelenggara.

Palembang sebagai tuan rumah, terutama pemerintah daerahnya, harus lebih siap menjadi garda terdepan dalam menyambut ajang ini. Salah satu yang harus dikenalkan mengenai Palembang, ialah budaya dan kuliner aslinya. Bumi Sriwijaya kaya akan kuliner, terutama olahan ikan yang hendaknya menjadi menu wajib yang dihadirkan saat perhelatan Asian Games mendatang.

"Untuk mewujudkan keinginan tersebut, pemerintah bersama dengan masyarakat hendaknya memiliki tekad yang sama. Mengenai kuliner, tentu akan sangat mudah menemukan masyarakat pembuat kuliner asli. Karena itu, pemerintah harus merangkulnya dalam berbagai kegiatan. Hadirkan menu-menu asli Palembang dalam berbagai kesempatan," imbaunya saat mengunjungi Dinas Pariwisata Palembang, Selasa (17/4).

Dalam keterangan persnya, dia mengatakan, Asian Games XVIII merupakan moment langka. Indonesia kemungkinan baru akan bisa mendapatkannya lagi pada puluhan tahun kemudian. Karena itu, Asian Games merupakan waktu promosi yang tepat bagi pemerintah dan masyarakat Palembang.

"Misalnya, jadikan tagline makanan asli Palembang di setiap destinasi utama di Palembang. Setidaknya, Palembang akan mengenalkan 14 destinasi saat Asian Games mendatang. Lokasi-lokasi destinasi menjadi pilihan promosi kuliner asli Palembang," ujarnya.

Selain kuliner, Palembang juga memiliki kekayaan budaya yang penting untuk dipromosikan pada moment Asian Games mendatang. Kota Palembang menjadi kota dengan perpaduan tiga budaya asli yakni Arab, Melayu, dan Tionghoa yang berkembang menjadi kekayaan secara turun temurun.

"Budaya menjadi cermin perkembangan masyarakat suatu daerah. Karena ragam adat, suku di Palembang cukup banyak, maka tentu menjadi kebudayaan khas dan nilai lebih di mata wisatawan asing," katanya.

Karena itu, dalam penyambutan kunjungan Asian Games nantinya, juga perlu adanya peningkatan promosi budaya, terutama pada pelayanan pubik. Najib mengaku melakukan kunjungan mendadak ke Dinas Pariwisata untuk melihat kesiapan para aparatur negara dalam pelayanan, termasuk promosi daerahnya.

"Dengan 14 destinasi wisata tadi, pemerintah juga punya slot untuk mengenalkan budaya, minimal mengenakan pakaian adat sebagai bagian dari promosi daerah. Palembang memiliki pakaian adat misalnya, aesan dede atau kain sarung," katanya.


Reporter: Tasmalinda
Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
17-04-2018 22:45