Main Menu

Bedah Buku Investasi Hati, Bupati Tabanan Promosikan Desa Wisata

didi
01-05-2018 14:38

Bedah Buku Investasi Hati, Bupati Tabanan Promosikan Desa Wisata. (Dok. Pemkab Tabanan/re1)

Jakarta, Gatra.com - Upaya pemberdayaan ekonomi kerakyatan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Di bawah kepemimpinan Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti, Kabupaten Tabanan terus mengoptimalkan keberadaan desa, salah satunya dengan digulirkan program Desa Wisata.

Program ini pun sudah dijalankan di beberapa desa di Kabupaten Tabanan. Dengan Desa Wisata, nantinya desa-desa yang ada di Tabanan berkembang, mandiri dan mampu mensejahterakan masyarakat.

Hal itu terungkap dalam Diskusi Buku Investasi Hati Goes to Campus di Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA-UB) Malang, Jawa Timur. Di acara tersebut, Bupati Eka mempromosikan keberadaan desa wisata yang ada di Tabanan. Serta, upaya-upaya pemerintahannya dalam memberdayakan seluruh desa, salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Permodalan di BUMDes itu, kita subsidi 200 juta per BUMDes dari APBD. Tapi Pemda itu memiliki saham 49%. Misalkan BUMDes itu punya untung Rp1 milyar, Pemda punya hak Rp 490 juta per satu BUMDes, tapi uang ini dikembalikan lagi ke BKK desa tersebut. Jadi mereka kompetisi. Kalau mau dapat BKK besar, membanguan desa, mari majukan BUMDes anda. Itu konsepnya,” jelas Bupati Eka dalam keterangan yang diterima, Selasa (1/5).

Menurutnya, keberadaan desa wisata merupakan salah satu bentuk program Investasi Hati, di mana Investasi Hati adalah sebuah konsep pelayanan kepada masyarakat dengan ketulusan melalui kebijakan-kebijakan yang pro rakyat.

“Bagaimana kita tulus dalam melayani rakyat lewat kebijakan-kebijakan pemerintah sehingga akhirnya derajat masyarakat bisa diangkat. Intinya perjuangan dengan hati, jadi roh dari Investasi Hati adalah Pancasila, Tri Sakti, dan Tri Hita Karana. Investasi hati itu, ada investasi hati politik, investasi hati ekonomi dan sosial serta investasi hati agama dan budaya,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, Investasi Hati Politik melalui kebijakan dan program dengan hati/pro rakyat (wong cilik). Investasi ekonomi dan sosial dengan melahirkan keadaan masyarakat yang sejahtera dan mandiri serta sebagai pelaku dan penikmat dari kesuksesan pembangunan itu sendiri. Sedangkan investasi hati agama dan budaya dengan menciptakan kerukunan dan kedamaian dalam perbedaan karena kedamaian yang mewujudkan kemajuan.

Di kesempatan itu, Pemerintah Kabupaten Kabupaten Tabanan melalui Dinas Pariwisata juga membuka stand pameran. Selain menyajikan informasi mengenai daerah tujuan wisata (DTW) di Tabanan, di sana juga dipamerkan produk-produk UMKM yang ada di Tabanan.

Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Brawijaya (FIA-UB) Malang Yusri Abdillah mengungkapkan tentang sosok Bupati Eka. Dikatakan, Bupati Tabanan itu sebagai sosok yang terbuka dan mempunyai inovasi dalam pembangunan khususnya di pelayanan sektor publik dengan pelayanan sepenuh hati dan keikhlasan.

“Orangnya terbuka, punya inovasi untuk pembangunan Tabanan. Inti Pelayanan di sektor publik dengan sepenuh hati,” ungkapnya. 


Reporter: Didi Kurniawan 
Editor: Iwan Sutiawan

didi
01-05-2018 14:38