Main Menu

Kemenpar Harapkan Bupati Eka Tiap Tahun Selenggarakan Ulun Danu Beratan Art Festival

Iwan Sutiawan
25-06-2018 19:10

Ulun Danu Beratan Art Festival Sukses Padukan Wisata Alam, Budaya &Religi. (Dok.Kemenpar/RT)

Jakarta, Gatra.com - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengharapkan agar Ulun Danu Beratan Art Festival
bisa diselenggarakan setahun sekali menyusul suksenya penyelenggaraan festival yang ke-4 tersebut di Taman Wisata Ulundanu Beratan, Tabanan, Bali.

"Saya berharap festival seperti ini tidak hanya diadakan dua tahun sekali, melainkan bisa diadakan setiap tahun," kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana, mewakili Menpar Arief Yahya, Senin (25/6).

Gde Pitana dalam keterangan tertulis yang diterima Gatra.com di Jakarta, menyampaikan, pemerintah pusat dalam hal ini Kemenpar siap membantu agar festival yang dihelat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan yang dipimpin Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti bisa diselenggaranan setiap tahun.

"Pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Pariwisata, siap membantu dan saya siap jamin tahun depan Kementerian Pariwisata siap menggelontorkan dana untuk festival Ulun Danu," katanya.

Menurut Gde Pitana, Menpar mengapresiasi dan menyampaikan penghargaan kepada Pemkab Tabanan, Bupati Ni Putu Eka, dan seluruh pihak terkait, khususnya pengelola Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan yang sudah berhasil dan sukses menggelar festival ini hingga yang ke-4.

Festival ini, lanjut Gde Pitana, merupakan wujud nyata komitmen pemerintah setempat dan pihak terkait dalam melestarikan budaya tradisional Bali serta meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

Ulun Danu Beratan Art Festival menyuguhkan berbagai macam kesenian tradisional asal Bali atau daerah setempat, di antaranya tari tradisional Rejang Renteng, Tari Bungan Sandat Serasi, dan Parade Gebogan.

Bukan hanya pertunjukan seni, sejumlah UMKM juga ikut berpartisipasi memamerkan hasil pertanian, perikanan, kerajinan tangan, dan kuliner khas Tabanan yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan untuk menjadikan sebagai buah tangan serta meningkatkan perekonomian Tabanan.

"Saya juga ingin memberikan nilai positif pada festival ini, karena telah menjadi contoh festival yang sangat eksklusif. Karena pada festival ini melibatkan seluruh stakeholder dan Desa Adat Pengpepon Pura. Sekali lagi saya ucapkan [apresiasi] pada Ulun Danu Beratan Art Festival," katanya.

Sementara itu, Gubernur Provinsi Bali diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata, Agung Yuniarta sangat mendukung diadakannya Ulun Danu Beratan Art Festival. "Saya sangat mendukung festival karena mendorong promosi wisata di Bali dan festival ini sangat luar biasa," katanya.

Menurutnya, hal itu seperti yang dibahas dalam sidang IMF karena pengunjung Bali tahun ini sudah mencapai 2.300.000 orang dan diharapkan dengan diadakannya Ulun Danu Beratan Art Festival ini dapat merangsang minat wisatawan domestik maupun internasional datang ke Bali. Pemkab lainnya diharapkan dapat mencontoh untuk membuat festival serupa.

Menurut Agung, Bupati Tabanan Bali Ni Putu Eka Wiryastuti juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat sehingga Ulun Danu Beratan Art Festival berlangsung sukses.

"Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya pada Tuhan yang Maha Esa, Ketua Pelaksana Ulun Danu Beratan Art Festival, Ketua DTW Ulun Danu Beratan dan seluruh masyarakat Tabanan yang turut serta menyukseskan festival ini," katanya.

Eka mengharapkan festival ini dapat menjadi ajang mempromosikan budaya dan pariwisata yang ada Bali khususnya di Tabanan. "Semoga festival tahun depan dapat lebih meriah lagi," ujarnya.

Festival yang berlangsung pada hari Minggu (24/6), itu melibatkan banyak seniman tradisional lokal Bali. Acara ini dihadiri Menteri Koperasi dan UMKM diwakili oleh Deputi bidang produksi dan Pemasaran, Gubernur Provinsi Bali diwakili oleh Kepala Dinas (Kadis) Pariwisata Agung Yuniarta, Wakil Bupati Tabanan dan Ketua Pelaksana Ulun Danu Beratan Art Festival.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
25-06-2018 19:10