Main Menu

Trik Genjot Wisatawan di Purbalingga Ala Tora Sudiro

G.A Guritno
17-07-2018 08:30

Aktor Tora Sudiro, Nufi Wardhana, dan Stevi Item ketika berkunjung ke Purbalingga. (Dok. Dinkominfo Purbalingga/re1)

Purbalingga, Gatra.com – Aktor dan sekaligus komedian Tora Sudiro mendorong inovasi pariwisata di Purbalingga, Jawa Tengah agar kunjungan wisatawan terus meningkat. Selain inovasi, ia juga mendorong agar promosi melalui media sosial terus digencarkan.

 

“Saya sangat kagum dengan pariwisata di Purbalingga. Apalagi, ketika saya datang ke Desa wisata Serang, Kecamatan Karangreja, yang udaranya sangat sejuk. Saya merasa betah sekali, apalagi makanan khasnya kacang rebus rasanya enak,” katanya, Tora Sudiro, Senin sore (16/7).

Dia bercerita, ketika datang ke Purbalingga, dia langsung teringat soal bahasanya yang ngapak-ngapak. Tora mengaku sering mendengar bahasa ngapak dari Indro Warkop yang memang pernah menjadi rekan main dalam beberapa pementasan.

“Indro warkop sering berbicara dengan bahasa yang ngapak-ngapak. Pokoknya unik. Kalau nawarkan nasi goreng, ini enak, ini enak, tapi ketika ditanya mana nasi gorengnya, dijawab tuku dewek,” ujar Tora, menirukan bahasa Banyumasan itu, sembari tergelak.

Promosi wisata melalui media sosial sangat diperlukan dalam era digital seperti saat ini. Tora juga mengaku sering mengunggah daya tarik wisata yang dikunjunginya.

“Desa Serang ini sangat pantas untuk dipromosikan, maka semua anggota komunitas motor, ayo promosikan bersama wisata di Purbalingga,” katanya.

Tora hadir mengunjungi Desa wisata Serang, Kecamatan Karangreja, Purbalingga, Senin sore bersama Stevi Morley Item dan Nufi Wardhana. Ia hadir bersama rombongan pecinta sepeda motor dalam rangka festival sebuah produk rokok.

Sebelum ke Desa Serang, Tora bersama komunitas motor mengunjungi Monumen Tempat Lahir Jenderal Soedirman, Bukit Mertelu Desa Sangkanayu, Kecamatan Mrebet dan juga ke Kampung Kurcaci Serang.

Senada dengan Tora Sudiro, Nufi Wardhana yang merupakan penyanyi solo juga mengungkapkan pentingnya promosi melalui era digital, khususnya media sosial.

“Tora misalnya memiliki folower akun instagram yang sudah banyak, maka kalau folowernya menyebarkan lagi, promosinya akan semakin meluas,” ujar Nufi.

Begitu juga dengan Stevi Item yang meminta pengelola wisata untuk terus melalukan inovasi. Sebab, jika suatu ketika datang ke suatu tempat, dan ketika datang lagi tidak ada perubahan maka akan terasa bosan.

“Inovasi untuk pengembangan wisata harus terus dilakukan,” tandas Stevi.

Usai melakukan sarasehan dan makan bersama nasi jagung di Balai Desa Serang, Tora bersama rombongan juga menikmati kopi Gunung Malang di area wisata Pinusan Desa Serang.

Kepala Bidang Pariwisata Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Purbalingga, Ir Prayitno mengapresiasi kedatangan Tora dan rombongan. Menurutnya, kedatangan Tora sangat membantu promosi pariwisata dan menguatkan komitmen Pemkab Purbalingga untuk mengembangkan destinasi wisata.

“Kedatangan Tora bersama rombongan secara tidak langsung akan mengangkat potensi pariwisata Purbalingga. Melalui akun media sosialnya dan media sosial komunitas yang mengikutinya, promosi pariwisata Purbalingga akan semakin terangkat,” ujar Prayitno.

Reporter: Ridlo Susanto
Editor: G.A. Guritno

G.A Guritno
17-07-2018 08:30