Main Menu

Ayo Wisata Hiu Paus di Botubarani Gorontalo!

Nur Hidayat
19-07-2018 19:04

Wisata Hiu Paus Gorontalo.(GATRA/Adi WIjaya/re1)

Gorontalo, Gatra.com - Hampir tiap tahun, Desa Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, mendapat kunjungan tamu penting. Bukan artis atau pejabat Ibukota, tetapi tak lain si hiu paus atau sering disebut juga geger lintang (Rhyncodon typus). Tak tanggung-tanggung, menurut catatan Pemda Gorontalo, hingga saat ini setidaknya sudah ada puluhan ekor yang menampakkan diri di perairan pantai Inengo, yang berjarak sekitar satu jam dari kota Gorontalo.

 

Tentu saja, kehadiran mereka juga membuka pintu wisata bahari unik dan seru yang dipersembahkan Gorontalo. Sejak awal perjalanan menuju wisata hiu paus, pengunjung sudah dimanjakan dengan pemandangan yang indah perpaduan laut dan perbukitan.

Berawal dengan adanya tempat pengolahan ikan dan sering membuang makanan sisa ikan ke laut yang memancing hiu paus untuk menghampiri. "Kemunculan hiu Paus disekitar perairan ini berawal karena terpancing karena adanya sisa pengolahan ikan dilaut," kata Fahmi Iksan, staf dinas pariwisata Gorontalo kepada Gatra.com

Untuk saat ini pengelolaan wisata hiu paus masih dikelola masyarakat setempat. Mereka yang bermata pencaharian nelayan, dibina untuk bisa memandu para pengunjung dan mengelola wisata hiu paus tersebut. "Kami membina dan berikan penyuluhan bagaimana cara menghadapi tamu, cara mengelola kebersihan, serta menjaga agar tidak malah merugikan hiu paus dan ekosistem sekitarnya," kata Fahmi.

Menurut catatan dinas pariwisata, sejak awal dibuka pada 2016, paling banyak hiu paus yang muncul mencapai 14 ekor. Ukuran hiu paus yang terbesar tercatat sepanjang 9 meter. Hiu Paus makan dengan cara menghisap plankton dan jasad renik lainnya yang banyak terdapat di perairan ini.

Agar lebih seru, melihat hiu paus lebih dekat, warga setempat menyediakan perahu kayuh kapasitas 3 orang. Sang ikan biasa muncul di permukaan dengan kedalaman 20 meter. Namun harap hati-hati, wisatawan jangan terlalu bersemangat sampai menyentuh sang raksasa. Saat mengambil foto sebaiknya tidak menggunakan lampu flash yang akan mengganggu hiu. 

Harga tiket masuk yang dikenakan sebesar Rp25.000 sedangkan untuk fasilitas tambahan yang disiapkan untuk pengunjung seperti penyewaan perahu Rp75.000 untuk tiga orang, alat snorkling dikenakan Rp25.000, untuk mereka yang memilih diving dikenakan Rp50.000. Bagi para profesional dapat memilih perangkat yang lebih lengkap dengan paket mencapai Rp450.000 termasuk guide. 

Selain wisatawan lokal, wisatawan mancanegarapun banyak berdatangan. Selama ini pemerintah provinsi dan kabupaten kota melakukan promosi melalui media cetak dan iklan.


Pewarta foto: Adi Wijaya

Editor: Nur Hidayat

Nur Hidayat
19-07-2018 19:04