Main Menu

Ini Penampakan Embun Es Dieng yang Kembali Pikat Wisatawan

G.A Guritno
28-07-2018 14:18

Embun es Dieng pada akhir Juli 2018 ini. (GATRA/UPTD Dieng/RT)

Banjarnegara, Gatra.com – Embun es atau Bun upas kembali muncul di Dataran Tinggi Dieng (DTD), Rabu, Kamis dan kemungkinan Jumat sampai Sabtu. Embun es yang kembali muncul memicu peningkatan kunjungan wisatawan di Dieng, Banjarnegara, Jawa Tengah.

 

Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dieng, Aryadi Darwanto mengatakan, wisatawan mulai banyak berburu “salju” Dieng ini dua pekan lalu, saat terjadi embun es empat hari berturut-turut. Setelah itu, embun es sempat hilang. Rabu dan Kamis ini, embun es kembali muncul.

“Di Banjarnegara 16 derajat Celcius, kemungkinan hari ini muncul lagi,” katanya, Jumat (27/7)

Menurut dia, kembali munculnya embun es ini kembali memicu peningkatan kunjungan, terutama di rumah penginapan. Rata-rata naik 20 persen dibanding hari-hari normal.

Peningkatan kunjungan juga terjadi di sejumlah objek wisata, lantaran dipicu munculnya embun es. “Yang paling terasa di penginapan,” katanya.

Dia menerangkan, embun es yang muncul menjadi buruan wisatawan dari berbagai daerah. Mereka sengaja bermalam di ratusan rumah penginapan di sekitar objek wisata yang ada di Dieng demi menikmati sensasi hamparan embun es.

Pasalnya, untuk menyaksikan embun es, wisatawan mesti tiba di lokasi sekitar pukul 05.00 WIB. Paling telat, mereka harus datang pukul 06.00 WIB. Jika terlambat, maka embun es sudah menguap atau menyublim kembali menjadi air lantaran paparan sinar matahari yang menaikkan suhu Dieng.

“Kadang jam setengah enam dan jam enam sudah sampai ke area candi. Perkiraan yang saya tahu, sudah tujuh kali. Paling banyak di bulan Juli ini,” jelasnya.

Lebih lanjut Aryadi Darwanto mengungkapkan, kompleks Candi Arjuna menjadi lokasi favorit wisatawan untuk berburu embun es Dieng. Selain mudah dijangkau, di kompleks candi kuno ini, hamparan rumput dan bebatuan memungkinkan embun es terbentuk.

Berdasar catatan UPTD Dieng, embun es telah tujuh kali muncul tahun ini. Terbanyak pada Juli. Bahkan pada awal Juli, embun es muncul selama empat hari berturut-turut.

“Dari minggu kemarin ramainya, Mas. Pas, setelah ramai-ramainya itu kan, banyak wisatawan yang penasaran. Kebetulan, pada saat minggu ramai itu kan seminggu sampai empat kali,” ujarnya.

Namun begitu, Aryadi juga meminta agar wisatawan mempersiapkan kondisi fisik dan perlengkapan sebaik mungkin jika ingin menyaksikan es Dieng. Sebab, cekaman suhu di Dieng saat terjadi embun es bisa mencapai 0 derajat Celcius, dengan rata-rata suhu di bawah lima derajat Celcius.

Untuk itu, ia menyarankan agar wisatawan tak lupa membawa obat-obatan, baju dan jaket hangat. Dia juga mengimbau agar wisatawan memakai sepatu dan kaus kaki ketika keluar ruangan untuk menyaksikan embun es.

Reporter: Ridlo Susanto
Editor: G.A. Guritno

 

G.A Guritno
28-07-2018 14:18