Main Menu

Lima Belas Ribu Wisatawan Saksikan Festival Serayu Banyumas 2018

Mukhlison Sri Widodo
13-08-2018 06:03

Festival Serayu di Banyumas, Jawa Tengah. (GATRA/Ridlo Susanto/FT02)

Banyumas, Gatra.com – Setidaknya 15 ribu pengunjung menyaksikan Festival Serayu 2018 yang digelar di kompleks Bendung Gerak Serayu, Desa Tambaknegara, Kecamatan Rawalo, Banyumas, Sabtu dan Minggu (11-12/8).

 

Ketua Panitia, Imam Basroil mengatakan, meski persiapan panitia hanya 20 hari, namun animo masyarakat sekitar aliran Sungai Serayu dan pengunjung dari luar daerah cukup tinggi. 

Sejak hari pertama acara, penonton memenuhi arena perhelatan tersebut.

"Tadi kami pantau, di beberapa titik tepi sungai, penonton membeludak. Di arena panggung dan parkir juga penuh. Bahkan lalu lintas jalan raya Banyumas-Cilacap padat merayap," ujarnya, di sela perhelatan Festival Serayu Banyumas 2018, Minggu (12/8).

Dia menjelaskan, hari pertama gelaran diisi dengan balap perahu pasir itu komplek panggung di Bendung Gerak Serayu. 

Sementara untuk lomba lukis tingkat SMP se-Kabupaten Banyumas diikuti lebih dari 100 pelajar.

Kehadiran para pegiat wisata serta komunitas kreatif yang berkemah di sekitar arena festival, lomba foto dan selfie turut mendongkrak kunjungan. 

Para peserta ingin mengabadikan momentum gelaran satu tahun sekali ini.

Adapun balap perahu pasir yang diikuti 25 tim dari penambang pasir masih menyisakan babak final hingga Minggu (12/8) sore. 

Bak atlet perahu naga, mereka berusaha saling mengalahkan tim dari depo tambang pasir lainnya.

Sedangkan untuk karnaval perahu hias yang diikuti oleh SKPD, kalangan usaha dan pelaku wisata dimenangkan oleh tim dari PDAM Tirta Satria sebagai juara I, Dinas Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPPMPPTSP) sebagai juara II, tim dari RSUD Banyumas sebagai juara III serta tim Dinperindagkop dan Aliansi Pariwisata Banyumas sebagai juara Harapan I dan II.

"Untuk hadiah akan diserahkan pada malam Resepsi HUT ke 73 Kemerdekaan RI di Pendapa Kabupaten Banyumas. Sedangkan untuk lomba foto isntagram dan selfie yang bekerja sama dengan PWI Banyumas akan diumumkan pada 28 Agustus mendatang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Banyumas, Asis Kusumandani menjelaskan, gelaran atraksi wisata seperti Festival Serayu merupakan sebuah kail untuk memancing minat wisatawan. 

Pengelolaan pariwisata yang sesungguhnya justru harus digarap seusai gelaran even. berakhir.

"Perencanaan pengelolaan wisata Sungai Serayu harus lebih matang. Aktivitas wisata di sungai harus mempertimbangkan keselamatan dan kenyamanan pengunjung. Dialog dengan pelaku wisata masih bisa dilanjutkan lagi terutama untuk perencanaannya dibahas dengan konsep detail. September nanti kita bahas lagi untuk perencanaanya," kata Saptono.

Dia mengakui, 70 persen proses kepanitiaan Festival Serayu tahun ini digarap oleh masyarakat. Sebab, mereka sangat bersemangat untuk menggarap wisata sungai.


Reporter : Ridlo Susanto
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
13-08-2018 06:03