Main Menu

Lion Air Buka Penerbangan Langsung Manado-Denpasar

didi
01-09-2018 09:20

Maskapai penerbangan Lion Air. (shutterstock_1113672806/RT)

Jakarta, Gatra.com- Maskapai penerbangan Lion Air akan membuka penerbangn langsung dari Manado ke Denpasar. Hal itu dilakukan perusahaan untuk menjawab tingginya permintaan penerbangan ke destinasi tersebut.

 

"Penerbangan tanpa henti Manado ke Denpasar pergi pulang (PP) memperkuat komitmen Lion Air dalam menjawab tingginya permintaan traveling guna mewujudkan mimpi wisatawan menjelajahi secara mudah ke Indonesia melalui Denpasar dan Manado,” ujar Corporate Communications Strategic Lion Air, Dananng Mandala Prihantoro, dalam keterangan yang diterima Gatra.com, Sabtu (1/9).

Danang menjelasakan, operasional penerbangan langsung efektif pada 7 September 2018. Lion Air memulai dengan nomor JT775 yang berangkat dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara (MDC) pukul 07.30 WITA dan direncanakan akan mendarat di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali (DPS) pada 09.50 WITA.

“Lion Air menawarkan frekuensi satu kali setiap Senin, Selasa, Kamis, Jumat dan Sabtu,” jelasnya.

Untuk rute sebaliknya, kata Danang, Lion Air bernomor JT776 berangkat dari Denpasar pukul 13.15 WITA dan diperkirakan mendarat pada 15.35 WITA di Manado. Layanan penerbangan non-stop ini dilayani satu kali setiap Selasa, Rabu, Jumat, Sabtu dan Minggu.

“Sebagai upaya untuk terus meningkatkan minat traveling turis di kota tujuan Denpasar dan Manado, Lion Air akan memberikan pilihan pengalaman terbang dengan Boeing 737-900ER (215 kursi kelas ekonomi), Boeing 737-800NG (189 kursi kelas ekonomi) atau Boeing 737 MAX 8 (180 kursi kelas ekonomi),” papar Danang.

Rute yang dilayani secara langsung Manado-Denpasar-Manado sebagai kelanjutan dari kesuksesan rute Lion Air dari Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi antara lain Soekarno-Hatta, Tangerang; Balikpapan, Makassar, Surabaya, Sorong, Jayapura, Changzhou Benniu, Zhengzhou Xinzheng, Changsha Huanghua, Guangzhou Baiyun, Shanghai Pudong, Shenzhen Bao'an dan Tianjin Binhai.

“Kehadiran dan ketersediaan pilihan penerbangan diharapkan mampu mempercepat koneksi antardestinasi, sehingga berdampak positif dalam menggeliatkan wisata dan perekonomian ke daerah,” kata Danang.

Lion Air, lanjut Danang, memproyeksikan pertumbuhan destinasi Sulut serta Bali akan semakin tumbuh, sejalan berbagai inisiasi pemerintah, pelaku industri wisata, maskapai, perhotelan, pengelola bandar udara yang didukung banyak pihak. Selain itu, Lion Air Group menyokong Kementerian Pariwisata RI dalam prograrm pencapaian 17 juta wisatawan menuju Indonesia.

Data pergerakan lalu lintas penumpang PT Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Manado pada Januari-Juli 2018 tercatat 1.644.691 orang atau naik 8% dari periode yang sama pada 2018 yaitu 1.517.437 orang.

Pada Januari-Juli 2018, jumlah penumpang internasional 150.372 orang, tercatat tumbuh 69% dari total 88.914 orang di tahun sebelumnya. Untuk pergerakan penumpang domestik 1.494.319 orang atau meningkat 5% dari periode sama pada 2017 yaitu 1.428.523 orang.

Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), total wisman yang datang ke Sulawesi Utara melalui pintu masuk Sam Ratulangi pada Mei 2018 yaitu 9.405 orang atau menurun 7,79% dibanding April 2018 yang mencapai 10.200 orang. Jika dibandingkan dengan kunjungan wisman bulan yang sama pada Mei 2017 tercatat 5.589 orang, tumbuh 68,28%.



Reporter: Didi Kurniawan

Editor : Birny Birdieni

didi
01-09-2018 09:20