Main Menu

Berburu Wisata Instagramable di Bacan via Penerbangan Langsung Rute Ambon-Halmahera Selatan

Flora Librayanti BR K
07-09-2018 09:07

Eksotisme salah satu pantai di Halmahera Selatan (Dok. Pemkab Hamsel/FT02)

Bacan, Gatra.com - Pulau Bacan, Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara beberapa waktu lalu sempat tersohor karena batu akik. Selain kualitas batu, wilayah ini menyimpan objek wisata sejarah menarik, seperti Rumah Kesultan Bacan yang berciri khas gaya kolonial yang sampai sekarang masih kokoh berdiri dan terawat. Nama Bacan sendiri adalah satu dari empat kesultanan di Maluku.

 

Menyusuri Bacan, millennials travelers juga dapat menikmati eksotisme pantai dan perkampungan masyarakat lokal yang menakjubkan. Sesekali melihat kearifan lokal para pembuat perahu atau kapal kayu termasuk kesibukan bongkar hasil tangkapan ikan. Aktivitas unik penduduk Halsel tersebut menunjukkan bahwa mayoritas penghasilan dan komoditi bersumber dari sektor kelautan.

Bagi penikmat alam, demi mengabadikan momen berkesan dengan fotografi, bisa menyusuri Cagar Alam Gunung Sibela sembari melihat langsung keanekaragaman hayati di dalamnya. Sibela ialah salah satu gunung tertinggi di Maluku Utara yang mempunyai ketinggian sekitar 2.100 meter.

Melihat sejumlah potensi itu, maka Wings Air (kode penerbangan IW) anggota dari Lion Air Group mulai 10 September 2018 akan meluncurkan rute baru dari Labuha, Halmahera Selatan menuju Ambon, Maluku. “Jaringan ini menempatkan Wings Air sebagai maskapai satu-satunya yang menghubungkan kedua destinasi secara reguler,” kata Corporate Communications Lion Air Group, Ramaditya Handoko di Jakarta, Jumat (7/9).

Wings Air menggunakan jadwal keberangkatan (schedule time departure/ STD) pada 09.15 WIT dari Bandar Udara Oesman Sadik, Labuha (LAH) bernomor IW1543. Pesawat akan diperkirakan mendarat pukul 10.15 WIT di Bandar Udara Internasional Pattimura, Ambon (AMQ).

Untuk penerbangan kembali, Wings Air akan lepas landas dari Ambon pukul 12.15 WIT dengan nomor IW 1542, kemudian dijadwalkan tiba pada 13.15 WIT di Labuha. Untuk layanan terbaru ini, Wings Air terbang dengan frekuensi satu kali setiap hari.

“Kehadiran rute baru di koridor Maluku menjadi salah satu bentuk keseriusan Wings Air untuk menjembatani antarwilayah melalui transportasi udara. Wings Air berkomitmen memperkuat konektivitas domestik dan regional. Jaringan terbaru Wings Air ini akan memberikan nilai efektivitas para travelers maupun business, karena waktu tempuh Labuha menuju Ambon relatif singkat yaitu berkisar 60 menit,” sebut Ramaditya kemudian.

Masih dalam satu gugusan kepulauan Maluku, Ambon dikenal karena menggambarkan beragam tujuan wisata nan elok dan kota ini sudah tenar kaya akan musik. Ambon tetap tidak kehilangan pesona hamparan alam, pantai menawan, pasir melandai, aneka kuliner, budaya dan kehangatan pendukuk lokal serta menyuguhkan banyak peninggalan sejarah yang sangat cocok untuk dijelajahi.

Kekhasan kontur wilayah dan nuansa ketenangan telah menjadikan daya pikat tersendiri. Karena terpesona Indonesia Timur yang selalu meneduhkan, akhirnya menarik banyak wisatawan untuk mendatangi Halsel dan Ambon.

Wings Air memproyeksikan, bahwa tren pertumbuhan perjalanan udara melalui Labuha dan Ambon terus meningkat. Dengan demikian, berpotensi besar mampu memberikan peluang bagi Wings Air untuk meningkatkan pengembangan bisnis, seperti penambahan jumlah frekuensi terbang ataupun pembukaan rute baru.


 

Flora L.Y. Barus

 

Flora Librayanti BR K
07-09-2018 09:07