Main Menu

Sport Tourism Borobudur Marathon Siap Digelar

Birny Birdieni
11-10-2018 16:59

Pertemuan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dengan panitia penyelenggara Borobudur Marathon. (Dok. Tim Ganjar/awy)

Semarang, Gatra.com- Ajang Borobudur Marathon siap digelar kembali tahun ini. Dikemas dalam bentuk swisatport tourism. Rencananya, lebih dari 10.000 peserta dari dalam dan luar negeri akan meramaikan kegiatan pada 18 November 2018 ini.

 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi digelarnya kembali Borobudur Marathon ini. Menurutnya, kegiatan ini merupakan wujud nyata kesuksesan Pemprov Jateng mengembangkan sport tourism.

"Borobudur Marathon ini terbukti sukses dan telah menjadi kalender event nasional. Untuk gelaran tahun ini, saya melihat antusiasme peserta luar biasa, karena tiket peserta habis hanya dalam hitungan jam," kata Ganjar saat menemui panitia Borobudur Marathon 2018 di rumah dinasnya, Puri Gedeh, Semarang, Rabu (10/10) dalam rilis diterima Gatra.com, Kamis (10/10).

Untuk memfasilitasi hal itu, Pemprov telah meminta panitia untuk memperpanjang gelaran acara tersebut. Selain ajang utama, ada acara yang digelar khusus bagi mereka yang tidak mendapatkan tiket.

"Dalam pelaksanaan nanti, akan ada dua event, yakni Friendship Borobudur Run dan Borobudur Marathon. Friendship Borobudur Marathon ini digelar untuk memfasilitasi keluarga peserta ataupun masyarakat yang tidak kebagian tiket," ucapnya.

Setelah ajang ini, Ganjar siap mengembangkan event-event serupa di wilayah lain di Jateng. Hal itu agar potensi sport tourism Jateng lebih hidup dan menarik para wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

"Tidak hanya di Borobudur, event serupa akan kami gelar di sejumlah lokasi lain di Jateng, karena masih banyak potensi yang dapat dimaksimalkan," ujarnya.

Selain memperkenalkan pariwisata, kegiatan-kegiatan sport tourism lanjut Ganjar juga terbukti efektiv dalam menyejahterakan masyarakat. Terbukti, dalam gelaran Borobudur Marathon tahun lalu, masyarakat sangat merasakan dampaknya.

"Masyarakat sangat mendukung, mereka kebagian rejeki misalnya rumah-rumah mereka mendadak menjadi home stay, belum lagi kuliner, budaya dan banyak lagi yang lainnya. Akan terus kami kembangkan, nanti akan kami buat tour de-tour de di tempat lain atau marathon-marathon lainnya," pungkasnya.

Ketua Yayasan Borobudur Marathon, Liem Chie An menambahkan, Borobudur Marathon akan diikuti oleh 10.000 peserta. Mayoritas, peserta berasal dari luar daerah Jateng.

"Peserta dari Jateng hanya 16%, sisanya dari luar daerah dan internasional. Peserta dari negara asing yang sudah mendaftar ada 164 peserta dari 28 negara," kata dia.

Ia membenarkan jika acara digelar selama dua hari. Sehari sebelum Borobudur Marathon dihelat, akan ada acara Friendship Borobudur Run khusus bagi keluarga peserta dan masyarakat yang tidak mendapatkan tiket.


Reporter: Arif Koes Hernawan

Editor: Birny Birdieni

Birny Birdieni
11-10-2018 16:59