Main Menu

Mensos Santuni Keluarga Mayat Bocah Dalam Kardus Rp 15 Juta

Ervan
08-10-2015 07:55

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa (kedua kanan) (ANTARA/Lucky R)

Jakarta, GATRAnews - Kementerian Sosial (Kemensos) menyiapkan santuan kepada keluarga korban pembunuhan yang jasadnya dibuang dalam sebuah kardus, almarhumah (alm) PNF Rp 15 juta sebagai wujud ungkapan turut berduka cita.

 

 

“Saya hadir ke sini untuk tahlilan dan berkirim doa buat (alm) PNF,” ujar Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa di rumah duka di Rawa Lele RT 06/07 No 16 Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Rabu (7/10).

Sudah dikomunikasian dengan aparatur di sini, ada beberapa SOP administasi yang dimungkinkan bisa diberikan santunan. Kementerian Sosial (Kemensos) bisa memberikan santunan kematian Rp 15 juta.

“Tapi jangan dilihat nilainya, melainkan negara hadir untuk merasakan duka cita dari keluaga (alm) PNF tersebut,” imbuhnya.

Peristiwa ini, tentu saja harus menjadi koreksi bersama antara pemerintah, masyarakat, dan semua pihak terkait untuk upaya perlindungan terhadap anak harus dimaksimlkan.

“Tadi siang diluncurkan buku standar perlindungan anak antara Kemensos, Badan PBB untuk anak-anak atau United Nations Children's Fund (UNICEF) dan Wahana Visi Indonesia (WVI) yang sudah dipersiapkan cukup lama dan baru bisa dilaunching," tuturnya.

Pada Mei lalu, Kemensos berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (kemendagri) yang berisi permintaan agar gubernur, bupati/walikota menyiapan satuan tugas (Satgas) peduli sosial di setiap RT/RT sebanyak 5 -10 orang.

“Laporan ditindaklanjuti Kemendagri dengan mengeluarkan Surat Edaran (SE) kepada gubernur, bupati/walikota menyiapkan satgas peduli sosial 5-10 orang di setiap RT/RW,” ucap Mensos.


Reporter: Ervan Bayu

 

 

Ervan
08-10-2015 07:55