Main Menu

Kejagung Kembali Tetapkan Dasep Tersangka Mobil Listrik

Iwan Sutiawan
08-10-2015 09:22

Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama Dasep Ahmadi (ANTARA/Indrianto Eko Suwarso)

Jakarta, GATRAnews - Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali menetapkan Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama Dasep Ahmadi (DA), sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan mobil listrik. Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Amir Yanto, di Jakarta, Kamis (8/10), mengatakan, kali ini penyidik menetapkan Dasep sebagai tersangka kasus korupsi pengadaan bus listrik di Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), yang dananya dari APBN-Perubahan tahun 2013.

"Tim penyidik pada Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung RI, akhirnya menetapkan DA, Direktur PT Sarimas Ahmadi Pratama sebagai tersangka," kata Amir.

Penyidik menetapkan Dasap sebagai pesakitan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor: Print – 101/F.2/Fd.1/09/2015, tanggal 28 September 2015, setelah mengantongi bukti permulaan yang cukup.

"Dari laporan hasil perkembangan penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan bus listrik anggaran APBN-P tahun 2013 pada Kementerian Riset dan Teknologi oleh PT Sarimas Ahmadi Pratama sebanyak 16 unit, telah ditemukan bukti yang cukup tentang terjadinya tindak pidana korupsi," kata Amir.

Penetapan tersangka Dasep mengingat dalam kegiatan pengadaan bus listrik sebanyak 16 unit senilai kurang lebih Rp 74 milyar tersebut telah dilakukan pembayaran penuh (100%). Padahal, diduga pekerjaan pengadaan bus listrik belum selesai.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
08-10-2015 09:22