Main Menu

Surya Paloh Hanya Minta Erry dan Gatot Berdamai

Iwan Sutiawan
13-10-2015 09:34

Gubenur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho (ANTARA/Hafidz Mubarak)

Jakarta, GATRAnews - Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Tengku Erry Nuradi mengatakan, Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) Surya Paloh hanya meminta dirinya dan Gubenur Gatot Pujo Nugroho berdamai dan kompak membangun Sumut, dalam pertemuan di kantor DPP NasDem.


"Pertemuan itu hanya membicarakan hubungan yang tidak begitu harmonis antara saya dengan Pak Gubernur. Dan kemudian Pak SP (Surya Paloh) meminta saya agar saya dan Pak Gubernur itu tetap kompak untuk membangun Sumut," kata Erry, usai menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, Senin malam (12/10).
 
Karena Surya Paloh juga merupakan orang Sumut, lanjut Erry, maka dia menginginkan Erry dan Gatot tetap kompak agar bisa membangun Sumut secara baik. "Tidak ada bicara masalah proyek-proyek begitu," katanya.

Sebelum mengajukan gugatan ke PTUN Medan, ada pertemuan di Kantor DPP NasDem yang dihadiri oleh Gatot Pujo Nugroho, Tengku Erry, OC Kaligis, dan Surya Paloh. Pertemuan yang diinisiasi OC Kaligis, kala itu masih menjabat Ketua Mahkamah Partai NasDem, bertujuan untuk mendamaikan Gatot dengan Erry.

Perselisihan Gatot dengan Erry diduga dari pemanggilan Kepala Biro Keuangan Pemprov Sumut, Ahmad Fuad Lubis dan Plt Sekretaris Daerah Pemprov Sumut, Sabrina, sebagai saksi yang dilakukan Kejaksaan. Pada surat panggilan keduanya, mereka akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Gatot Pujo Nugroho dalam dugaan korupsi Dana Bansos.

Istri Gatot, Evy Susanti, membenarkan bahwa sang suami telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan. Lantaran menduga pemanggilan tersebut merupakan akibat perselisihan dengan Tengku Erry, dirinya meminta OC Kaligis untuk mediasi keduanya untuk berdamai. Akhirnya, dilakukan pertemuan dan keduanya berdamai.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
13-10-2015 09:34