Main Menu

Jaksa Agung Kembali Bantah Soal Jaksa ''Amankan'' Bansos Sumut

Iwan Sutiawan
16-10-2015 15:02

Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo (GATRAnews/Adi Wijaya)

Jakarta, GATRAnews - Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo kembali membantah soal tudingan adanya oknum jaksa di Kejaksaan Agung (Kejagung) yang "mengamankan" pihak tertentu agar tidak terbelit kasus korupsi dana Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut).

"Tidak ada urusan itu, gedung bulat-gedung bulat (gedung bundar Kejagung, Red.). Sama sekali tidak ada hubungan, berulang kali saya katakan," tegas Prasetyo, di Kejagung Jakarta, Jumat (16/10).

Jaksa agung asal Partai Nasional Demokrat (NasDem) ini memastikan, tidak ada oknum jaksa mengamankan perkara Bansos, meski KPK menetapkan Sekjen NasDem, Patrice Rio Capella sebagai tersangka dugaan penerimaan suap untuk penanganan kasus Bansos, tunggakan dana bagi hasil, dan penyertaan modal sejumlah Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumut, yang awalnya diusut Kejati Sumut dan diambilalih Kejagung.

"Urusan Rio, Rio, KPK tahu persis apa yang harus dikerjakan. Jadi, tidak usah diajarin. Kalau di Gedung Bulat (Bundar) mungkin ada sesuatu yang terlibat, pasti sudah akan diperiksa oleh mereka (KPK)," ujarnya.

Atas alasan itu, Prasetyo meminta semua pihak tidak perlu mengajari KPK untuk memeriksa saksi-saki atau pihak-pihak guna mengusut kasus ini, karena KPK lebih mengtahui dan berangkat dari bukti-bukti.

"Saya katakan, tidak ada hubungan sama-sekali. Biar dinyatakan tersangka, silahkan, dia (Patrice Rio Capella) pun sudah menyatakan diri mundur di DPR. Ini satu sikap yang harus kita hargai," tutur Prasetyo.

Sedangkan tentang sikap Partai NasDem, Prasetyo berdalih, tidak ada partai yang begitu cepat menindak kadernya yang baru terjerat kasus hukum. "Kita harus apresiasi itu," katanya.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
16-10-2015 15:02