Main Menu

ICW Sinyalir Penarikan Yudi Upaya Sistematis Lemahkan KPK

Iwan Sutiawan
17-11-2015 18:45

Jaksa KPK Yudi Kristiana (ANTARA/Reno Esnir)

Jakarta, GATRAnews - Peneliti hukum dari Indonesia Corruption Watch (ICW) Lalola Easter mensinyalir, penarikan Jaksa Yudi Kristiana dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) merupakan upaya sistematis melemahkan lembaga antirasuah itu dalam mengusut kasus suap "pengamanan" dana bantuan sosial Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

"ICW menduga, bahwa penarikan Yudi Kristiana dari KPK ke Diklat Kejagung, merupakan bagian dari upaya sistematis untuk  pelemahan KPK," kata Lalola, di Jakarta, Selasa (17/11).

Pasalnya, KPK sedang mengusut kasus suap yang melibatkan politisi, gubernur, dan hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) di Medan.

"Dalam catatan ICW, saat ini KPK berupaya dihancurkan dan dilemahkan melalui regulasi (Revisi UU KPK, RUU KUHP, dan RUU KUHAP), dan mekanisme lain di DPR, seperti mekanisme fit and propert test Capim KPK," kata Lalola.

Cara lainnya, adalah orang-orang dalam KPK yang berpotensi dan progresif akan disingkirkan, baik dengan cara seolah-olah penegakan hukum atau kriminalisasi maupun dengan cara-cara non hukum, misalnya ditariknya penyidik atau penuntut KPK ke institusi asal dengan alasan promosi. "Padahal, setelah kembali ke lembaga asal, mereka tidak lagi tangani kasus korupsi," ujar Lalola menandaskan.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
17-11-2015 18:45