Main Menu

OC Kaligis Minta Dikonfrontir dengan Maruli Hutagalung

Iwan Sutiawan
18-11-2015 14:19

Otto Cornelis Kaligis (GATRAnews/Adi Wijaya)

Jakarta, GATRAnews - Terdakwa Otto Cornelis (OC) Kaligis meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfrontirnya dengan Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksan Agung (Kejagung) Maruli Hutagalung, dan istri Gatot Pujo Nugroho, Evy Susanti, terkait uang suap pengamanan kasus korupsi bantuan sosial (Bansos) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara 2012-2013.

"Konfrontasi saja sama Maruli, selesai kan! (Kalau tidak) nanti kau bikin keterangan palsu, paksa-paksa," ujar OC Kaligis, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (18/11).

Pengacara senior yang dituntut 10 tahun penjara karena dinyatakan terbukti menyuap tiga hakim dan seorang panitera Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Medan itu, awalnya membantah mengetahui soal uang suap untuk jaksa agung dan direktur penyidikan.

"Wah, saya nggak tahu apa-apa," ucapnya saat wartawan mengkonfirmasi keterangan Evy, yang menyebut telah menitipkan uang kepada OC Kaligis untuk diberikan kepada pejabat Kejagung.

OC Kaligis kembali membantah saat wartawan menyampaikan pertanyaan yang sama. "Kamu wartawan tanya sama saya. Saya jawab demikian, kamu tulis. Kalau kamu mau lead kamu, kamu tulis sendiri tuh pendapat kamu. Di berkas itu saja saya enggak jadi saksi kok, itu aja," ujarnya menandaskan.

Tapi anehnya, OC Kaligis tidak setuju saat wartawan menyimpulkan, berarti tidak mengetahui tentang uang suap kepada Jaksa Agung H Muhammad Prasetyo sejumlah US$ 20,000 dan Rp 300 juta untuk Maruli Hutagalung.

"Bukan, jangan kamu simpulkan. Pokoknya, saya enggak tahu menahu mengenai soal itu," ucapnya.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
18-11-2015 14:19