Main Menu

OC Kaligis Tantang Hakim Tak Turuti KPK

Iwan Sutiawan
25-11-2015 20:29

Otto Cornelis Kaligis (GATRAnews/Adi Wijaya)

Jakarta, GATRAnews - Terdakwa Otto Cornelis (OC) Kaligis menantang hakim agar berani menolak tekanan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) antikorupsi, dan opini publik yang "mengamputasi" kebebasan pengadilan.

"Apakah hakim-hakim berani untuk tidak memberikan kekuasaan kepada tekanan-tekanan dari entitas-entitas yang menganggu jalannya perkara ini?" kata OC Kaligis, saat membacakan pembelaannya, di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (25/11).

Majelis hakim, menurut OC, harus memutus perkara berdasarkan fakta-fakta dan kebenaran, bukan dari opini, perkiraan, dugaan, dan rangkaian cerita jaksa penuntut umum yang direkayasa sedemikian rupa, sehingga tampak sebagai fakta-fakta hukum dan kebenaran.

"Beranikan hakim-hakim telah bersusah payah memeriksa dan mengadili perkara ini siang hingga malam, memberikan kekuasaan kepada orang-orang yang berteriak-teriak di jalan, di media massa agar orang dijadikan tersangka oleh KPK, dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman," katanya.

Padahal, lanjut OC Kaligis, pihak-pihak yang berteriak itu tidak pernah mengikuti jalannya persidangan dan membaca Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Namun demikian, pengacara senior ini mengaku masih menaruh kepercayaan, bahwa majelis hakim karena independensinya, imparsilitas, kebebasan dan kemerdekaannya memiliki kemerdekaan teguh, tidak hanya demi kebenaran dirinya sendiri, tapi juga kebenaran berdasarkan Tuhan Yang Maha Esa.

Tetapi jika majelis memutus bebas siapapun terdakwa korupsi berdasarkan fakta persidangan, maka pihak-pihak di atas yang tidak pernah mengikuti jalannya sidang dan membaca BAP, akan langsung berteriak.

"Hampir dipastikan KPK akan berterikak, LSM-lSM yang tidak pernah mengikuti sidang ini segera menghujat majelis hakim dan melemparkan kotoran fitnah dan memberi label prokorupsi kepada majelis hakim dan meminta agar majelis hakim diperiksa seakan-akan melakukan kejahatan," kata OC Kaligis.


Reporter: Iwan Sutiawan
Editor: Tian Arief

Iwan Sutiawan
25-11-2015 20:29